Proteksi-Perangkat-dari-Virus
Proteksi-Perangkat-dari-Virus | http://www.gmscomputers.co.uk/

Seiring dunia teknologi yang semakin canggih pastinya dipelopori oleh penciptanya yang semakin pintar. Sayangnya kepintaran ini tak mesti digunakan untuk kepentingan positif. Terkadang mereka yang tak bertanggungjawab ingin menggunakannya untuk hal-hal yang negatif.

Contoh mudahnya adalah serangan virus dan hacker. Dulu Anda mungkin tidak terlalu mengkhawatirkan adanya serangan virus karena dampaknya tidak terlalu menyusahkan. Namun kini para hacker jenius itu ingin mencoba mengambil alih data dari PC atau gadget Anda untuk mereka gunakan untuk kepentingan tidak baik.

Menangkis serangan virus pun menjadi lebih kompleks di era perangkat mobile seperti sekarang. Jika dahulu cukup meng-update antivirus, kini hal itu belum cukup untuk mengamankan data dari hacker. Jaringan internet rumah juga perlu diproteksi agar serangan tersebut sulit dilakukan.

[listingterkait judul=’Jaringan Internet’]

Guna menghindari hal yang tak diinginkan, berikut ini adalah beberapa trik mengamankan jaringan internet dari peretas.

  1. Membentengi WiFi

Memproteksi jaringan internet yang berasal dari sinyal perangkat router wajib Anda lakukan. Anda dapat mengubah nama log-in dan password yang digunakan untuk mengakses WiFi dari router tersebut.

Selain itu, Anda juga dapat menghidupkan WPA atau WPA encryption serta perlu memastikan software untuk router (firmware) tetap up-date. Sebab pada Febuari lalu, peneliti kemanan Team Cymru menemukan celah keamanan di lebih dari 300 ribu router.

 

  1. Install Antivirus

Antivirus sangat penting diinstal di perangkat untuk melindunginya dari serangan virus. Namun bila sudah diinstal, jangan lupa untuk rutin diupdate setelah ada pemberitahuan. Menurut laporan tahunan Microsoft Security Intelligence, satu dari empat PC di Amerika Serikat yang tidak meng-update program antivirus lebih rentan enam kali lipat terinfeksi virus. Oleh karena itu, antivirus perlu selalu di-update demi keamanan program maupun data yang tersimpan di komputer dan perangkat mobile lainnya.

 

  1. Update Sistem Operasi

Peretas lebih suka menyerang perangkat yang belum memperbarui sistem operasinya. Itulah mengapa vendor teknologi terus melakukan upaya update untuk melindungi penggunanya. Namun, ternyata menurut perusahaan keamanan Secunia, kira-kira 13% pengguna komputer tidak memperbarui sistem operasinya.

Cara termudah untuk meng-update sistem operasi pada Windows adalah pada mode automatically download dan install updates yang akan muncul otomatis.

 

Pastikan Anda tidak malas untuk mengupdate antivirus dan perangkat Anda. Jangan pernah anggap sepele hal ini karena sekali diretas, akibatnya akan sangat berbahaya untuk Anda.

Comments

comments