Indonesia yang terkenal dengan tempat wisata dan juga program promo travel miliknya, ternyata menyimpan sejuta misteri. Kita memiliki luas wilayah daratan dan juga laut yang sangat luas membentang dari Sabang hingga Merauke. Tidak heran jika banyak wisatawan yang penasaran untuk mengunjungi berbagai tempat wisata di Indonesia.

Meskipun secara diplomatis Indonesia merupakan negara yang masih berkembang dibandingkan negara-negara lainnya, namun kita sebagai warga negara Indonesia sudah sepatutnya untuk berbangga hati. Kenapa musti berbangga hati? Toh Indonesia masih dipenuhi banyak kemorat-maritan di dalamnya. Mungkin itu tanggapan negatif dari beberapa orang mengenai negara kita. Namun jika kita menelisik dan memikirkannya lebih mendalam lagi, kita akan menemukan berbagai keunggulan dari negara kita.

Ledakan Nuklir

Menurut data statistik, negara-negara besar sudah memiliki sistem pertahanan mereka masing-masing, termasuk senjata pemusnah masal. Dari data yang kami rangkum, beberapa negara di bawah ini memiliki berbagai macam senjata pemusnah masal.

  1. Amerika memiliki 9.960 senjata nuklir dengan 5.735 hulu ledak aktif yang siap membumihanguskan kota.
  2. Rusia lebih gila lagi, karena dia memiliki 16.000 senjata nuklir dan 5.830 diantaranya merupakan hulu ledak aktif.
  3. Israel juga tidak mau kalah, mereka memiliki sekitar 75-200 senjata nuklir.
  4. Perancis dengan 350 senjata nuklirnya, dan masih banyak negara-negara lainnya yang memiliki senjata pemusnah masal untuk alasan perlindungan diri.

Senjata Pemusnah Masal Nuklir

Lantas bagaimana dengan Indonesia? Kenyataannya, Indonesia tidak memiliki senjata pemusnah masal dalam bentuk nuklir satupun.

Negara-negara maju yang memiliki senjata nuklir pastilah menganggap negara lain yang tidak memiliki senjata tersebut sebagai negara yang lemah. Oleh karenanya banyak negara adidaya yang menjajah negara lain demi mendapatkan kedaulatan ataupun mencaplok wilayah musuh. Inilah yang disebut politik nuklir.

Begitu juga dengan Indonesia, meskipun kita tidak dijajah secara fisik, namun secara mental dan ekonomi Indonesia dijajah oleh negara-negara maju tersebut. Sebagai contoh, ekonomi negara kita masih dikendalikan oleh negara lain. Hal ini membuktikan bahwa negara kita ini masih belum dapat mandiri. Jika negara lemah yang tidak memiliki nuklir tersebut membangkang, maka ancaman senjata nuklir akan keluar. Bagaimana tidak takut, kekuatan nuklir itu sangat destruktif.

Bom Nuklir Hiroshima Jepang 1945

Masih ingat pelajaran sejarah yang mengatakan tentang tragedi pengeboman di Jepang di perang dunia kedua di Hiroshima dan Nagasaki? Itulah salah satu gambaran betapa dahsyatnya senjata nuklir tersebut. Pada tahun itu saja daya hancurnya sudah sangat dahsyat, bisa dibayangkan jika hulu ledak nuklir tersebut meledak dibarengai dengan berbagai tambahan teknologi canggih seperti sekarang ini. Tentunya daya ledaknya sudah bertambah besar lagi.

Ditambah lagi dari dampak pasca ledakan bom nuklir tersebut yang justru sangat menyiksa manusia. Banyak bayi yang dilahirkan cacat dikarenakan radiasi. Disamping itu butuh waktu lama untuk menetralisir dampak radiasi dari gelombang radioaktif nuklir tersebut.

Akan tetapi kita sebagai bangsa Indonesia tidak perlu takut jika sewaktu-waktu ada negara yang meluncurkan nuklir mereka ke tanah air tercinta ini. Mereka pastilah akan berpikir ratusan bahkan ribuan kali sebelum melakukannya. Kenapa? Itulah yang menjadi keunggulan Indonesia saat ini. Indonesia memiliki Hutan Hujan Tropis yang sangat luas. Seperti yang diketahui banyak orang bahwa fungsi hutan hujan adalah sebagai paru-paru dunia.

Hutan Hujan Tropis

Indonesia menempati peringkat kedua dengan luas wilayah hutan hujan terbesar di dunia setelah Brazil dengan hutan Amazonnya. Jika negara-adidaya tersebut berniat macam-macam dengan kita, maka kita tinggal menggunduli hutan atau membakarnya saja. Kemungkinan besar mereka akan kesusahan untuk bernafas karena kehabisan oksigen.

Sebaran Hutan Hujan di Seluruh Dunia

Hutan hujan Indonesia mencapai luas sekitar 1.148.400 kilometer. Dan dengan wilayah seluas itu, hutan hujan Indonesia memproduksi hampir 60% dari oksigen di seluruh dunia. Kita malah harus berbangga hati karena kita juga memiliki senjata pemusnah masal alami yang justru melindungi kita dari berbagai macam serangan musuh. Negara-negara tersebut sebenarnya tergantung pada kita. Jadi jangan takut kepada negara lain yang lebih besar dan lebih digdaya dari kita.

Contoh gampangnya saja ketika kebakaran hutan di Riau beberapa tahun lalu. Negara sekitar sudah sangat kalang kabut ketika menghadapi adanya bencana alam tersebut. Itu barulah contoh kecil dari efek hutan yang terdapat di Indonesia. Oleh karena itu, mari kita perkuat tameng alami kita dengan terus melestarikan keasrian hutan kita dengan terus menanam tanaman. Seperti yang dicanangkan oleh kebunbibit.com yang selalu menyediakan tanaman dengan bibit-bibit unggul. Selain menjadi lebih sehat, tanaman juga memberikan tempat perlindungan tersendiri bagi fauna di sekitar tanaman tersebut.

Hutan Hujan Tropis

Sudah kodratnya bahwa manusia itu diciptakan olehNya bukan untuk saling menghancurkan dan merusak, melainkan untuk dapat hidup rukun bersama dengan berbagai makhluk ciptaan Tuhan yang lain di muka bumi ini.

Comments

comments