Suka liat orang bermain benda kecil dengan sisi berwarna yang berbeda – beda setiap sisinya? Bingung cara memainkan tapi kenapa ada saja orang yang jago memainkannya bahkan dalam waktu yang sangat singkat. Kita akan bagikan tips ini hanya ditujukan untuk para pemula, dan khususnya bagi yang malas menghapal rumus. Bagi yang sudah berpengalaman ya untuk sekedar referensi saja, karena cara yang saya paparkan di sini berbeda dengan metode-metode umum yang saya telusuri di blog-blog lain, yaitu dalam meyelesaikan last layer. Umumnya mereka menggunakan 2 look OLL dan 2 look PLL. Langsung saja, pertama-tama kita harus mengetahui notasi pergerakan rubik.

Kubus Rubik memiliki 6 sisi yang bisa kita sebut sisi depan (sisi yang menghadap kita), sisi kanan, sisi kiri, sisi atas, sisi bawah, dan sisi belaang (yang tidak kelihatan).

Berikut ini notasi pergerakan rubik:

  • U (up) = memutar sisi atas searah jarum jam.
  • R (right) = memutar sisi kanan searah jarum jam.
  • L (left) = memutar sisi kiri searah jarum jam.
  • F (front) = memutar sisi depan searah jarum jam.
  • D (down) = memutar sisi bawah searah jarum jam.
  • B (back) = memutar sisi belakang searah jaum jam.

1. Pahami Notasi Algoritma

Sebelum Kamu mulai bermain rubik, ada baiknya jika Kamu memahami notasi-notasi dalam Algoritma terlebih dahulu. Nantinya, notasi ini akan digunakan sebagai rumus untuk menyelesaikan rubik.

F (Font): Bagian depan diputar searah jarum jam
U (Up): Bagian atas diputar searah jarum jam
L (Left): Bagian kiri diputar searah jarum jam
R (Right): Bagian kanan diputar searah jarum jam

2. Center , Edge, Corner

Pada umumnya, kubus rubik memiliki 6 jenis warna. Yakni warna putih yang berlawanan dengan kuning. Warna merah berlawanan dengan orange. Warna biru berlawanan dengan hijau. Kamu juga butuh memahami istilah-istilah dalam permainan ini, diantaranya ada Center, Edge, dan Corner.

Center: kotak yang berada di bagian tengah (pusat)
Edge: kotak yang terletak di atas dan bawah center
Corner: kotak samping yang berada di bagian sudut kanan dan kiri

3. Fokus Pada Satu Warna

Dalam menyelesaikan rubik ini, Kamu tidak mungkin bisa menyamakan beberapa warna sekaligus hanya dengan beberapa kali putar. Kamu perlu rumus! Dan untuk mempraktekan rumus tersebut, Kamu harus berfokus pada salah satu warna terlebih dahulu. Misalnya saja, disini kita akan fokus pada warna putih.

4. Bentuk Cross Putih dengan Center Warna Kuning

Tahap kedua untuk menyelesaikan rubik adalah membentuk cross putih pada sisi warna kuning. Cross disini merupakan pola mirip simbol “+”. Tidak ada rumus notasi untuk menyelesaikan tahap kedua ini. Kamu hanya perlu memutar-mutarnya hingga terbentuk pola cross dengan warna kuning ditengahnya.

5. Membentuk Cross Putih Sempurna

 

Tahap menyelesaikan rubik selanjutnya adalah membentuk cross putih sempurna. Caranya bagaimana? Yakni dengan menyamakan warna top layer (edge) yang bersebelahan kotak putih dengan centernya. Untuk metode ini dibutuhkan sedikit rumus notasi. Lebih jelasnya Kamu bisa menyimak langsung di video diatas.

6. Menyempurnakan Layer Pertama

 

Tahap selanjutnya adalah menyempurnakan layer pertama. Tahapan ini memang cukup rumit, khususnya bagi para pemula. Untuk rumus yang digunakan juga berbeda-beda bergantung pada posisi corner. Umumnya menggunakan rumus algoritama L’ U’ L dan R U R’. Agar lebih jelas, Kamu bisa menonton langsung video diatas.

7. Menyempurnakan Layer kedua

 

Setelah layer pertama memiliki warna yang sama pada tiap sisinya, saatnya untuk menyempurnakan layer kedua. Pertama, fokuslah pada satu sisi! Misalnya pada sisi dengan layer hijau. Maka carilah edge dan center berwarna hijau, lalu putar ke arah layer hijau hingga terbentuk pola “T” berwarna hijau. Kemudian gunakan rumus algoritma U R U’ R’ tau U’ L’ U L untuk menyempurnakan layer dua.

8. Membentuk Sisi Kuning

 

Setelah layer pertama dan kedua terbentuk sempurna, Kamu tidak bisa langsung menyelesaikan layer ketiga. Kamu harus melalui beberapa tahapan dulu, yang pertama membentuk cross pada warna kuning. Caranya, kamu harus memutar edge yang bersebelahan dengan notasi F R U R’ U’ F’. Sedangkan untuk edge yang berseberangan menggunakan notasi f R U R’ U’ f’. Setelah cross kuning terbentuk pada sisi atas, selanjutnya lakukan pemutaran pada bagian cornernya dengan rumus R U R’ U R U U R’. Ulangi notasi tersebut berkali-kali hingga warna kuning pada sisi atas terbentuk sempurna.

9. Menyempurnakan Layer Ketiga


Setelah sisi berwarna kuning terbentuk sempurna, tahap selanjutnya adalah menyelesaikan sisi-sisi lain yang masih memiliki warna edge tak selaras. Rumus algoritma yang bisa digunakan R U R’ F’ R U R’ U’ R’ F R2 U’ R’ U’. Apabila masih ada bagian yang belum terorientasi sempurna, Kamu bisa menambahkan rumus R U’ R U R U R U’ R’ U’ R2.

10. Menyempurnakan Semua Layer


Tahap terakhir, apabila semua rumus telah Kamu gunakan tapi masih terdapat edge dan corner yang berlainan warna, maka Kamu bisa merampungkan permainan dengan rumus R2 U R U R’ U’ R’ U’ R’ U’ R’. Selesai deh! Nah, itulah sedikit cara menyelesaikan rubik 3×3 dengan menggunakan notasi algoritma. Jika Kamu masih merasa bingung, Kamu bisa melihat tutorialnya secara langsung di video-video yang terdapat di Youtube. Good Lucky

Baca Juga >> Harbolnas 2017, Persiapkan Diri Sambut Promo Terbesar

Tertarik bermain rubik ? atau hanya ingin mengoleksi rubiks karena warna ya yang lucu – lucu. Kamu bisa mendapatkan rubiks ini secara online lowh serta nikamati berbagai macam kemudahan saat berbelanja rubik secara online. Segera kunjungi pricearea.com sebagai mesin pencari belanja nomer #1 di Indonesia dan dapatkan promo dan diskon menarik setiap harinya. Happy Play With Rubiks.

 

Summary
Bermain Rubiks Warna Warni Yang Bikin Smart
Article Name
Bermain Rubiks Warna Warni Yang Bikin Smart
Description
Harga Jual Mainan dan Games Terlengkap: Produk Games Lainnya : Eigia Rubik Brain Cube 3 x 3 Full Color Mainan Edukasi Anak Usia 3 Tahun Ke Atas Dewasa Toy Speed Puzzle Rubiks Kubus SNI Asah Otak Latih Kesabaran .
Author

Comments

comments