Pembalap muda Rio Haryanto pada Minggu kemarin berhasil menyabet podium pertama pada Sprint Race GP2 yang diadakan di sirkuit Red Bull, Spielberg, Austria Minggu (21/6/2015) kemarin. Kemenangannya kali ini merupakan kali kedua dia berhasil menyabet gelar juara 1 dan berhasil mengumandangkan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” di seantero jagat.

Mobil Rio Haryanto

Seperti yang diketahui bersama, bahwa balapan mobil Formula GP2 ini merupakan adik dari Formula One. Balapan satu tingkat di bawah Formula One ini memang sangat kompetitif. Bisa dikatakan bahwa balapan ini hamper sama dengan Formula One dari segi kecepatan dan juga mobil yang digunakan. Regulasi yang dipergunakan juga mirip seperti balapan “Jet Darat” paling bergengsi di dunia ini. Patut dibanggakan karena salah satu pembalap Indonesia, Rio Haryanto, tururt serta mengharumkan nama bangsa karena berhasil meraih podium utama pada balapan kemarin.

Rio Haryanto Si Pembalap Jenius

Pembalap jenius itu berhasil mengalahkan lawan-lawannya setelah terjadi drama sengit antara Rio Haryanto dengan salah satu pembalap bernama Artem Markelov. Dari awal balapan Rio Haryanto sudah berusaha memberikan jarak yang cukup jauh untuk meraih gelar juara, namun ternyata tekanan yang diberikan oleh Markelov sangat berat. Hingga pada lap ke 14 sempat terjadi senggolan antara mobil Rio Haryanto dengan mobil Markelov. Namun akhirnya mobil Markelov kehilangan traksi dan melebar ke gravel. Hal ini tentunya sangat menguntungkan Rio karena sudah tidak ada saingan lagi yang memberikannya tekanan yang sangat berat.

Rio Haryanto Podium 1

Bersama Campos Racing Team, Rio Haryanto berhasil menyabet gelar juara pada balapan sesi Austria ini. Kemenangan kali kedua ini berhasil memberikan perolehan poin yang cukup tinggi bagi Rio. Tercatat pada sesi balapan kali ini Rio berhasil mengantongi total 70 poin. Dua saingan terberatnya yaitu Stoffel Vandoorne dari ART Grand Prix dengan raihan poin 155, dan Alexander Rossi dari Racing Engineering dangan raihan poin 78. Dengan hasil yang memuaskan, menempatkan Rio Haryanto pada klasemen ketiga pembalap Formula GP2. Campos Racing juga memperoleh peringkat ketiga di klasemen tim.

Mobil Rio Haryanto

Perolehan gemilang yang ditorehkan oleh Rio Haryanto ini memungkinkannya untuk berkarir lebih jauh lagi. Banyak pembalap F1 yang awalnya juga berasal dari Formula GP2 ini. Hal ini tentunya merupakan kesempatan besar bagi Rio untuk terus berprestasi dan masuk ke tingkat yang lebih tinggi yakni Formula One. Salah satu pembalap Formula One yang sukses berasal dari ajang GP2 ini adalah Lewis Hamilton yang meraih juara dunia pada kompetisi GP2 di tahun 2006. Keseluruhan pembalap Formula One yang awalnya berasal dari ajang GP2 ada kurang lebih 26 pembalap. Berkaca dari hal ini, tidak menutup kemungkinan Rio Haryanto bisa meraih kesempatan untuk berkompetisi di ajang yang lebih bergengsi lagi. Dengan begitu, nama Indonesia pasti akan ikut harum akan prestasinya.

Baca Juga: Bangga, Mobil Balap Tercepat Buatan Indonesia

Menilik spesifikasi mobil yang dipergunakan oleh Rio, sebenarnya hanya terdapat sedikit perbedaan yang membedakan antara ajang GP 2 dengan F1. Kecepatan mobil GP2 ini juga sanggup meraih 330 km/jam. Namun kali ini peraturan baru yang menuntut penggunaan Drag Reduction System (DRS) membuat mobil tersebut dapat berlari hingga 15 km/jam lebih cepat. System ini juga sama seperti yang dipergunakan pada F1.

Formula GP2 Rio Haryanto

Mobil yang dipergunakan di ajang GP 2 oleh Rio Haryanto ini menggunakan mesin berkapasitas 4000 cc berkonfigurasi V8 yang dapat menghasilkan tenaga hingga 612 HP pada 10.000 rpm, dan torsi 500 Nm pada 8.000 rpm. Di tim Campos Racing ini, Rio Haryanto tidaklah sendirian, ditemani oleh pembalap lainnya yang bernama Arthur Pic yang berasal dari Perancis, kompetisi yang diberikan oleh Tim Campos ini akan semakin berat. Teruslah berprestasi untuk Indonesia Rio, kami selalu memberikan dukungan atas semua aksimu di lintasan balap.

Comments

comments