Pengaruh Teknologi Dalam Kehidupan Seorang Blogger – Gue adalah orang yang nggak bisa hidup tanpa teknologi. Kalo diibaratkan dengan bagian tubuh, teknologi adalah hidung gue. Gue nggak bisa nafas tanpa hidung. Kalo nggak bisa nafas, gue bakalan mati. Tapi ya nggak segitunya juga. Gue masih bisa hidup, sih, tanpa teknologi. Pastinya, gue bakalan keliatan kayak orang zaman purbakala yang baru keluar dari goa.

Ilustrasi Aktivitas Kehidupan Blogger Wanita
Ilustrasi Aktivitas Kehidupan Blogger Wanita

Teknologi yang dipakai oleh anak muda zaman sekarang, termasuk gue, nggak jauh-jauh dari handphone, komputer, dan internet. Iya, inilah kebutuhan ‘primer’ manusia zaman sekarang. Mungkin. Dulu, kita mempunyai tiga serangkai kebutuhan yaitu: sandang, papan, pangan. Kalo sekarang? Handphone, komputer, internet. Beneran.

Saat teknologi belum maju kayak sekarang ini, buat apa orang-orang ke cafe? Meeting, berkumpul, reuni dan lain-lain. Kalo sekarang, 75% orang-orang bakalan ke cafe bertujuan mencari koneksi internet (WiFi). Contoh kecilnya, sebelum gue masuk cafe, gue pasti bakalan nanya “Mas/Mbak, disini ada WiFi nggak?”. Kalo ada, gue bakalan masuk dan mesen sebuah minuman. Yang paling murah, tergantung isi dompet. Lalu memakai koneksi internet sepuasnya dengan handphone keluaran terbaru. Kalo nggak ada? Gue bakalan muter-muter, nyari cafe yang memiliki WiFi. Boleh dibilang, gue ini seorang fakir WiFi.

Perkembangan teknologi ini juga menurut gue membuat pekerjaan seseorang menjadi lebih praktis. Kita nggak perlu lagi ngirim-ngirim surat pake pos yang memakan waktu cukup lama. Kita nggak perlu lagi memakai telegram dan pusing menerjemahkan kode-kode morse-nya. Kita nggak perlu lagi memakai telepon kaleng yang dihubungkan dengan benang. Kita tinggal SMS/Chatting aja, kan? Selain menghemat waktu, perkembangan teknologi juga membuat semuanya makin praktis.

Menurut gue, teknologi itu mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat. Semakin lama, handphone juga semakin cerdas dan tipis, sementara manusia semakin bodoh dan gemuk. Hmm, itu adalah pembukaan tulisan gue kali ini. Sekarang, gue pengin berbagi kisah gue selama menggunakan teknologi-teknologi yang semakin lama semakin berkembang. Pokoknya, kalo mengikuti perkembangan teknologi, nggak bakal ada habisnya. Selalu ada aja keluaran terbaru. Jadi, kita harus pinter-pinter menggunakan teknologi sesuai kebutuhan kita.

Pertama Kali Kenal Internet

Gue  menyukai hal-hal yang berhubungan dengan teknologi. Sampai pada akhirnya gue ter-‘hipnotis’ oleh komputer dan internet. Pertama kalinya kenal internet, yang pertama kali gue buka adalah situs Google. Memang, itu norak. Waktu terus berjalan, gue lalu kenal dengan Friendster yang lagi nge-tren saat itu. Dimana-mana, semua ngomongin Friendster. Friendster juga lah yang menjadi saksi bisu alaynya gue. Oke, cukup.

Nggak lama kemudian, Facebook muncul dengan misi mengalahkan Friendster yang menjadi social media terbesar saat itu. Karena gue gaul, gue juga ikut-ikutan main facebook. Pertama kali bikin akun facebook, gue langsung pamer ke temen-temen. Tiap ke sekolah, gue selalu dengan bangganya ngomong “Gue dong punya akun facebook. Add gue, ya!” Sekarang, gue menyesali kenapa dulu gue norak banget.

Gue juga suka nulis. Gue memanfaatkan notes di facebook buat nulis pengalaman-pengalaman yang gue alami sehari-hari. Iya, dari mulai hari ini lagi ngapain, makan apa, sedang apa, dengan siapa, yolanda~ Sorry, kebawa suasana, jadi nyanyi deh. Gue pun mulai terpengaruh dengan perkembangan internet sampai akhirnya gue punya blog sendiri.

Gue menyalurkan hobi nulis gue di blog. Mulai dari pengalaman sehari-hari, sampai hal-hal absurd yang terjadi di sekitar gue. Prinsip dasar gue nge-blog adalah: berbagi. Gue seneng bisa berbagi dengan orang-orang lewat tulisan. Selama kurang lebih 2 tahun gue konsisten nge-blog, gue pun mendapatkan tawaran dari salah satu penerbit untuk membuat buku. Yeah, semua orang yang hobi nulis pasti punya cita-cita menerbitkan bukunya sendiri. Gue juga begitu.

Raditya Dika adalah salah satu contoh blogger yang akhirnya menerbitkan buku dari blog. Dan gue mengikuti jejaknya. Proses penulisan buku gue bisa dibilang lumayan cepet. 2 minggu aja, naskahnya kelar dan langsung gue kirim ke editor. Setelah melewati proses editing dan teman-temannya yang lain, Agustus lalu, buku pertama gue yang berjudul Student Guidebook for Dummies akhirnya terbit dengan gue sebagai ayahnya. Maksud gue, penulisnya.

Bagai melihat anak sendiri lahir. Gue terharu. Nggak nyangka bisa bikin buku sendiri. Yah, pokoknya begitu deh rasanya. Kayak Limbad aja, semua rasa nggak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Semuanya diawali dari blog.

Dari blog, gue juga dapet temen-temen baru yang punya passion sama dengan gue. Gue jadi nggak pernah kehabisan bacaan karena setiap gue blogwalking, gue pasti nemu tulisan-tulisan yang keren. Dari blog, gue pernah menang beberapa lomba nulis. Mulai dari yang hadiahnya voucher belanja, mainan rubik, modem, sampai yang paling nggak bisa gue lupain, iPhone 5. Ini sisi lain dari pengaruh teknologi dalam kehidupan seorang blogger tentu saja.

Iya, itu adalah hal-hal yang gue dapet selama nge-blog. Nge-blog itu bermanfaat, beneran. Intinya, jangan nge-blog karena pengin terkenal, tapi nge-bloglah karena pengin berbagi. Kalo konsisten terus, gue jamin, dengan sendirinya juga nanti bakal dikenal oleh para pembaca. Tanpa diminta. Hehe.

Ilustrasi Pengaruh Teknologi Dalam Kehidupan Seorang Blogger
Ilustrasi Pengaruh Teknologi Dalam Kehidupan Seorang Blogger

Berbagi, nggak pernah rugi, kan?

Yap, blog adalah rumah gue di dunia maya. Dunia maya ini ada karena perkembangan teknologi. Perkembangan teknologi ada karena manusia. Manusia ada karena Tuhan. Itu membuat gue selalu bersyukur dalam hidup ini. Dalam hidup, ada saatnya di atas, ada saatnya di bawah. Jangan sombong kalo di atas, jangan nyerah kalo di bawah.

Itu semua adalah pengaruh teknologi dalam kehidupan pribadi gue. Pengaruhnya besar banget. Ada yang positif, ada juga yang negatif. Semuanya sih tergantung kepada kita lagi, gimana menyikapi perkembangan teknologi ini. Kita nggak bakal bisa menghindarinya, karena perkembangan pasti bakalan terjadi. Tentunya, kita harus memilih yang positif, jangan sampai terjerumus ke hal-hal negatif .

Hal-hal yang positif misalnya: nambah temen, nambah  informasi, bisnis online, hiburan, dan masih banyak lagi.  Hal-hal negatifnya, mungkin udah tau, ya. Kayak misalnya buka situs pornografi, judi, dan penipuan. Jangan sampai ikut-ikutan yang negatif deh, ya.

Teknologi yang hadir pada ponsel, tablet pc dan kamera digital canggih itu adalah sebagaian kecil alat teknologi, ada untuk memudahkan kita, bukan malah menyesatkan kita. Teknologi juga nggak selalu tentang pintar mengoperasikannya, tapi juga bijak dalam menggunakannya. Lalu jika Anda menanyakan pengaruh teknologi dalam kehidupan seorang blogger, maka jawabanya adalah pergunakanlah teknologi sebaik-baiknya, ya!

Salam blogger,

Kevin Anggara – www.kevinanggara.com

Kevin Anggara

Latest posts by Kevin Anggara (see all)

Comments

comments