Sebentar lagi lebaran akan datang dan sebagai masyarakat Indonesia, maka tradisi yang setiap tahun dilakukan akan kembali dilaksanakan. Mudik lebaran adalah salah satu tradisi unik yang mungkin hanya ada di Indonesia. Peristiwa yang terjadi setahun sekali saat menjelang hari raya idul fitri ini menjadi kesempatan untuk warga yang merantau ke kota untuk pulang ke daerah asal. Dari data yang tercatat, setidaknya hampir 3 juta orang Jakarta akan pulang ke kampung asalnya saat lebaran. Itu baru yang dari Jakarta dan belum dari kota besar yang lain. Membludaknya jumlah orang yang mudik ini membuat jalanan saat itu penuh dan macet.

Ada berbagai jalur yang ditempuh oleh masyarakat saat mudik, yaitu lewat jalur darat, air, dan udara. Khusus untuk darat, mereka bisa melakukan mudik dengan menggunakan mobil ataupun sepeda motor. Meskipun begitu, masih banyak juga yang menggunakan kendaraan umum, seperti bus dan kereta. Mudik dengan kendaraan umum sendiri menyisakan bahaya dan resiko yang lebih besar daripada menggunakan kendaraan pribadi. Namun, hal ini tidak menyurutkan niat masyarakat untuk mudik menggunakan kendaraan umum. Bagi anda yang ingin mudik menggunakan kendaraan umum nanti, ada baiknya memperhatikan beberapa hal berikut demi menghindari resiko yang mungkin menimpa saat mudik. Berikut hal-hal yang perlu anda perhatikan ketika mudik dengan angkutan umum.

Tips Aman Mudik dengan Angkutan Umum

1. Tidak Membawa Barang yang Berlebihan
Meskipun di angkutan umum menyediakan tempat penyimpanan barang di bagasi, sebaiknya anda tidak membawa barang yang tidak benar-benar anda butuhkan. Jikapun membawa oleh-oleh untuk orang di kampung, simpanlah dalam satu tas besar. Jangan membawa terlalu banyak tas arena bisa merepotkan anda nantinya diperjalanan. Dengan berdesakan dengan pemudik lainnya, ada kemungkinan jika salah satu dari bawaan anda akan tertinggal. Oleh karena itu jangan membawa barang yang berlebihan.

Mudik dengan Angkutan Umum

2. Jangan Menggunakan Aksesoris dan Perhiasan yang Berlebihan
Ini biasanya dialami oleh wanita. Karena ingin tampil cantik saat pulang ke kampung halaman, mereka menggunakan perhiasan yang mencolok di tubuh mereka. Perlu diketahui, perhiasan yang mencolok akan mengundang kejahatan, seperti penjambretan dan perampokan. Simpanlah perhiasan anda dalam tas ataupun di suatu tempat yang anda piker paling aman. Jangan pula terlalu menunjukan gadget yang anda punya. simpanlah baik-baik gadget anda dan gunakan seperlunya untuk menghubungi keluarga di rumah.

3. Jangan Membawa Uang Tunai yang Berlebihan
Saat mudik dengan angkutan umum, terutama yang lewat jalur darat, adalah kejahatan. Kejahatan bisa berupa pencopetan, penjambretan dan yang lebih parah lagi perampokan. Oleh karena itu janganlah membawa uang tunai dengan jumlah yang banyak. Bawalah uang secukupnya saja, misalnya hanya untuk beli tiket, makan dan minum di perjalanan atapun uang receh kalau-kalau anda harus buang air kecil. Sisanya anda bisa simpan uang di ATM saja. Hal tersebut untuk menghindari kemungkinan terburuk anda menjadi korban kejahatan. Jadi tidak semua uang anda melayang.

4. Usahakan Mudik Jauh Hari Sebelum Lebaran
Jika anda punya kemungkinan untuk pulang kampung lebih cepat, maka pergunakanlah kesempatan tersebut. Bagaikan masalah klasik, ketika mendekati hari lebaran bisa dipastikan anda akan terjebak macet yang berkepanjangan, terutama anda yang menggunakan bus. Jika tidak mungkin untuk mudik lebih cepat, lebih baik memilih kendaraan selain bus. Anda bisa menggunakan kereta api atau pesawat agar tidak terkena macet di jalan dan lebih cepat untuk sampai ke tempat tujuan.

5. Waspada Calo Tiket
Belilah tiket angkutan umum di agen resmi yang disediakan. Manfaatkanlah teknologi informasi yang tersedia saat ini. Anda bisa memesan tiket melalui online sehingga tidak perlu datang dan antri langsung ke loketnya. Akan tetapi biasanya ini belum berlaku untuk bus. Jadi, mau tidak mau anda harus datang ke terminal. Salah satu cara untuk mensiasati tidak terkena calo adalah membeli tiket jauh hari sebelum hari anda mudik. Jika anda membeli tiket secara mendadak pada hari anda mudik itu juga, kemungkinan loket akan penuh dan ketersediaan tiket bisa habis. Sementara anda tidak punya pilihan untuk membeli tiket di calo yang harganya bisa 2 kali lipat.

Mudik dengan Angkutan Umum

6. Pergi Bersama Rombongan
Usahakan ketika pergi mudik dengan angkutan umum anda tidak sendirian. Sangat beresiko pergi sendirian apalagi ketika sangat padat pada musim lebaran. Jika anda perempuan, pilihlah untuk pulang bersama dengan teman yang berasal dari daerah yang sama. Paling tidak anda pergi bersama 2 atau 3 empat orang teman. Dengan pergi bersama teman akan menjaga satu sama lain. Selain itu, teman juga bisa diajak ngobrol ketika anda bosan di perjalanan.

7. Membawa Perbekalan Makanan
Saat mudik dengan angkutan umum, anda tidak bisa menghentikan kendaraan sesuka hati saat anda lapar, berbeda jika mudik dengan kendaraan pribadi. Oleh karena itu, untuk mengisi perut saat lapar pada saat mudik, bawalah makanan kecil atau camilan dan juga minuman. Apalagi saat mudik dengan kendaraan umum, sangat mungkin anda akan terjebak kemacetan yang panjang. Makanan dan minuman yang anda bawa akan membantu pada saat tersebut.

8. Membawa Obat-obatan (P3K)
Obat-obatan sangat penting untuk dibawa pada saat mudik. Di perjalanan yang tidak sebentar dan di tengah-tengah ribuan pemudik lainnya, sangat mungkin anda merasa mual, pusing dan ingin muntah. Untuk itu, membawa obat-obatan untuk mengatasi keadaan tersebut sangatlah penting untuk demi kenyamanan perjalanan anda.

9. Buang Air Kecil Sebelum Berangkat
Kemungkinan terbesar saat di perjalanan mudik dengan angkutan umum, anda akan terjebak macet yang mengakibatkan anda harus berlama-lama di atas bus. Sementara itu, bus yang dingin biasanya membuat kita jadi cepat ingin buang air kecil. Tidak hanya di bus sebenarnya. Hal tersebut juga bisa terjadi di kendaraan umum lain, seperti kereta api. Janganlah menahan kencing saat di atas kendaraan karena itu bisa membahayakan kesehatan. Untuk mensiasatinya, anda juga disarankan agar jangan terlalu banyak mengkonsumsi air alias minum saat di atas kendaraan.

10. Baca Doa Sebelum berangkat
Bagaimanapun berdoa sebelum melakukan sesuatu itu penting. Percaya atau tidak, berdoa secara psikologis bisa membuat diri anda merasa tenang dan tidak was-was. Namun, bukan berarti anda bisa teledor dan seenaknya setelah membaca rdoa. Tetap harus waspada selama di kendaraan umum. Bagaimanapun, bagi yang percaya, ada sesuatu yang tidak bisa kita kendalikan menurut kehendak kita, seperti nasib. Jadi tidak ada salahnya untuk berdoa sebelum berangkat.

Mudik dengan Angkutan Umum

Baca Juga: Lakukan 8 Hal Berikut Saat Terjebak Macet Mudik Lebaran

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat anda akan melaksanan mudik dengan angkutan umum saat lebaran. Bagaimanapun, kejahatan tetap menjadi ancaman bagi setiap pemudik. Diluar itu semua, yang paling penting adalah kewaspadaan anda selama perjalanan. Selama anda waspada dan hati-hati, tentunya kemungkinan anda sampai ke tujuan dengan tanpa kurang suatu apapun akan sangat besar.

Comments

comments