Tidak lama lagi hari lebaran akan tiba dan seperti biasa, tradisi masyarakat yang sudah sejak lama berlangsung adalah mudik. Sebagian besar penduduk di kota-kota besar adalah perantau, sehingga saat lebaran tiba, mereka pulang ke kampung halaman. Saat mudik, mobil adalah kendaraan yang paling aman serta nyaman. Oleh karena itu banyak orang yang sengaja beli mobil sebelum waktu mudik tiba, walaupun cuma mobil bekas. Kenapa mobil bekas? Alasan paling realistis adalah harga. Tentu, mobil bekas harganya lebih murah daripada harus membeli mobil baru.

Membeli mobil bekas juga memiliki resiko lebih tinggi dari mobil baru yang hampir tanpa resiko. Saat membeli mobil baru, anda tidak perlu pusing-pusing memilih dan ‘nge-cek’ secara detail per bagian. Toh, kalaupun ada rusak atau cacat bisa dikembalikan ke dealer. Berbeda dengan membeli mobil bekas, resikonya lebih tinggi. Oleh karena itu perlu penglihatan cermat saat membeli mobil second. Apa saja yang harus diperhatikan dalam membeli mobil bekas untuk momen yang sebentar lagi tiba; mudik lebaran? Berikut ini tips untuk anda pada saat akan membeli mobil bekas untuk mudik.

Tips Mobil Bekas Untuk Mudik Lebaran

1. Pilih kendaraan sesuai kebutuhan dan kemampuan

Mobil Bekas untuk mudik

Kebutuhan dan kemampuan orang tentunya berbeda satu sama lain. Baiknya, saat akan membeli mobil bekas untuk mudik, pilihlah mobil yang sesuai dengan keluarga anda. Jika keluarga anda besar, misalkan istri dan 3 anak, anda sebaiknya membeli mobil seven seater macam Toyota Avanza dan mobil sekelasnya. Berbeda jika anda adalah pasangan muda yang baru punya 1 anak. Mobil yang sesuai untuk keluarga kecil adalah mobil-mobil tipe city car, seperti Honda Jazz, Suzuki Swift dan mobil hatchback lainnya. Jangan sampai anda salah pilih apalagi terbalik dalam menentukan mobil pilihan.

2. Cari tahu harga mobil

Mobil Bekas untuk mudik

Setelah sudah menentukan pilihan, anda harus tahu harga pasaran untuk mobil bekas yang anda pilih. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk survei harga. Pertama, cara yang paling mudah adalah browsing internet. Cari tahu harga mobil dengan melihat situs jual beli mobil bekas. Tapi ingat harus situs yang terpercaya sehingga harganya pun bisa dipercaya. Kedua, anda bisa bertanya kepada saudara, teman, atau relasi yang tahu seluk beluk mengenai harga mobil berdasarkan tahun pembuatan dan kondisi mobil. Jika anda sudah mendapat harga reratanya secara pasti, tinggal anda menyiapkan budget untuk itu.

3. Periksa Body Kendaraan

Mobil Bekas untuk mudik

Sesudah menentukan pilihan dan harganya  sesuai kantong, hal yang selanjutnya dilakukan alah melihat langsung mobil yang akan anda beli. Tentunya banyak yang harus dilakukan setelah itu. Namun, pertama kali anda harus melihat body kendaraan. Apakah body-nya masih normal atau tidak? Pemeriksaan mesin bisa dilakukan saat test drive, tapi pemeriksaan body harus dilakukan sebelumnya. Pastikan body kendaraan mulus. Kalaupun ada lecet-lecet harus sewajarnya saja. Periksa juga apakah cat mobil masih asli atau sudah diganti karena suatu hal. Untuk memeriksa keaslian cat mobil yang perlu dilakukan adalah memeriksa karet pintu. Kalau cat masih orisinil tidak akan ada bercak cat di karet pintu karena pengerjaan dari pabrik pasti rapi. Beda kalau mobil sudah dicat ulang, sedikit-sedikit pasti ada noda di karet pintu tersebut.

4. Periksa Kap Penutup Mesin

Mobil Bekas untuk mudik

Setelah selesai dengan urusan body, selanjutnya yang harus anda periksa adalah kap tutup mesin. Ada yang tidak beres dengan kondisi mur pada kap tersebut jika memang mesin mobil pernah diotak-atik ataupun pernah mengalami benturan keras. Normalnya, mur berbentuk segi lima yang rapi tanpa cacat. Jika kondisi mur segi lima tersebut cacat, ada penyok, maka dipastikan telah terjadi sesuatu, baik benturan ataupun pernah diotak-atik. Jika kondisi mur tidak beres, lebih baik anda batalkan niat untuk membeli mobil tersebut karena resikonya terlampau besar.

5. Periksa bagasi mobil

Mobil Bekas untuk mudik

Pemeriksaan bagasi mobil dilakukan untuk memastikan bahwa mobil pernah terkena banjir atau tidak. Di kota besar seperti Jakarta, banjir sering sekali terjadi dan mobil-mobil sering terendam air dalam waktu yang lama. Kita tahu, mobil yang pernah terendam banjir akan beresiko sering mogok. Tanda mobil pernah terkena banjir adalah ban serep yang ada di bagasi. Jika ada sisa-sisa lumpur yang menempel, kemungkinan mobil pernah terendam banjir. Selain itu, jangan buru-buru membeli jika kondisi ban bersih, periksa juga alas penutup bagasi. Jika bersih dan tidak terindikasi pernah terendam banjir maka anda bisa melakukan test drive akan mobil itu.

6. Lakukan tes mengemudi (test drive)

Mobil Bekas untuk mudik

Ini sangat penting saat anda akan membeli mobil. Kondisi mesin serta performa kendaraan bisa diketahui lewat test drive. Biasanya, mesin mobil yang masih bagus suaranya masih halus serta asapnya tidak banyak. Selain itu, baunya pun tidak se-menyengat mesin mobil yang sudah aus. Mesin yang sudah aus akan mengeluarkan suara yang berisik. Selain itu tarikan pun terasa berat. Setelah mengendarai mobil, cek pula apakah ada tetesan oli atau tidak.

7. Periksa Kondisi Kanvas, piringan cakram dan Ban

Mobil Bekas untuk mudik

Kondisi ban, cakram dan kanvas berbanding lurus dengan jarak yang sudah ditempuh sebuah mobil kalau semuanya sudah aus maka dipastikan mobil sudah menjalani perjalanan yang jauh. Walapun kilometer mobil bisa direkayasa, tapi untuk ban dan kanvas cakram dan apalagi piringannya tidak bisa bohong. Tanyakanlah pada si pemilik kendaraan. Jika ada yang sudah aus dan perlu ganti, mintalah potongan harga untuk mobil, jika anda memang sudah cocok dengan mobil tersebut.

8. Periksa kondisi kelistrikan

Mobil Bekas untuk mudik

Untuk perjalanan jauh seperti mudik, kondisi kelistrikan suatu mobil harus dipastikan berjalan sempurna. Kerusakan di bagian listrik akan mengganggu kenyamanan berkendara anda. Mulailah dari cek lampu-lampu kendaraan, baik lampu utama, lampu sein, lampu pengereman, dan lampu tembak. Setelahya cek pula kondisi elektrik starter, radio, layar LCD jika ada dan fungsi-fungsi kelistrikan lain di dalam mobil. Pastikan semua dalam kondisi baik-baik saja.

9. Rasakan Pendingin Udara Kendaraan (AC)

Mobil Bekas untuk mudik

AC adalah bagian penting untuk mobil, apalagi jika akan dipakai untuk mudik. Hampir bisa dipastikan saat anda mudik pasti terjebak kemacetan yang luar biasa. Kemacetan yang berkepanjangan apalagi di siang hari akan membuat suasana gerah. Bayangkan jika AC mobil mati, ataupun hidup tapi tidak dingin. Tentunya akan sangat tidak nyaman. Karena itu periksalah kondisi AC saat sebelum membeli kendaraan bekas.

10. Tingkat Konsumsi Bahan Bakar

Mobil Bekas untuk mudik

Setiap mobil memiliki tingkat konsumsi bahan bakar yang berbeda, tergantung dari teknologi yang dipakainya. Indikator paling jelas adalah cc mobil. Semakin besar cc-nya semakin besar pula konsumsi bahan bakarnya. Perhatikan pula tahun kendaraan. Biasanya semakin tua mobil semakin boros pula konsumsi BBM-nya. Mudik menempuh perjalanan yang jauh, jadi akan sangat menguntungkan jika konsumsi BBM mobil anda irit.

Baca Juga: 5 Trik Irit Konsumsi BBM Mobil

Membeli mobil bekas memang penuh dengan tantangan dibandingkan dengan membeli mobil baru. Tentu saja kejelian kita dalam memperhatikan setiap celah pada mobil bekas tersebut sangat perlu diperhatikan. Sejarah dari mobil tersebut juga musti diperhatikan supaya kita tidak tertipu kedepannya. Salah-salah anda membeli mobil yang tidak sesuai dengan apa yang anda harapkan. Be smart buyers ya guys.

Comments

comments