Lensa-Samsung-NX-45mm-f1.8
Lensa-Samsung-NX-45mm-f1.8 | http://img.gawkerassets.com/

Demi menyemarakkan dunia fotografi, Samsung kembali hadir dengan produk lensa Samsung NX 45mm f/1.8. Lensa untuk sistem kamera mirrorless ini agak unik dalam focal length, yakni 45mm, sebab focal length yang umum dipakai adalah 35mm, 50mm, dan 85mm. Ini dikarenakan Samsung NX memiliki sensor APS-C, maka kalau kita mencari kesetaraan di sensor full frame atau kamera film, harus dikalikan dengan faktor kropnya yaitu 1.5 menjadi 67.5mm.

Focal length antara 50-85mm biasanya dinamakan lensa telefoto pendek untuk foto portrait setengah badan. Bukaan maksimum yang panjang membuat lensa ini relatif mudah digunakan untuk membuat latar belakang blur dan foto di dalam ruangan atau malam hari. Meskipun bukaan lensa relatif besar, tapi karena focal lengthnya tidak terlalu tele/panjang, maka latar belakang tidak terlihat terlalu blur, kecuali jika Anda dekat sekali dengan subjek foto dan latar letak belakangnya relatif jauh.

Memiliki desain cukup simpel, di sebelah kiri badan lensa ada tombol i-Fn dan ring fokus. Tombol i-Fn adalah salah satu tombol akses langsung untuk mengganti setting kamera dengan memutar ring fokus. Lensa Samsung NX 45mm f/1.8 juga tersedia dalam dua jenis, 2D saja atau 2D/3D. Untuk jenis 2D/3D harganya lebih tinggi dan ada tuas untuk mengganti mode 2D ke 3D.

[listingterkait judul=’Lensa Samsung NX 45mm f/1.8’]

Lensa ini akan sangat pas dipasangkan dengan kamera Samsung NX300 untuk fotografi 2D dan juga kamera Samsung NX lainnya karena ukurannya kecil. Beratnya hanya 122 gram dan panjangnya 6,2 cm, sedangkan ukuran filternya sedikit tidak biasa yaitu 43mm. Saat dipasang di NX300, autofokus cukup cepat, mulus, dan tidak bersuara, sehingga cukup baik untuk foto candid atau objek yang bergerak tidak terlalu cepat.

Kebanyakan lensa bukaan besar lainnya hanya akan mencapai ketajaman yang maksimal jika bukaannya sedikit ditutup ke f/2.8. Hal itu tidak berlaku untuk lensa Samsung NX 45mm f/1.8, meski di bukaan f/1.8 sekalipun. Ketajaman bahkan masih bisa ditingkatkan lagi jika kita mengunakan bukaan yang lebih kecil, yakni f/2.8.

Untuk foto portrait, siap-siap untuk menghaluskan kulit dan wajah saat mengedit foto karena jerawat atau flek akan terlihat sangat jelas saat di zoom 100%. Chromatic abberation (penyimpangan warna) bisa muncul saat memotret di pencahayaan yang sangat kontras dan setting bukaan besar, seperti foto dedaunan yang disinari cahaya matahari. Namun untuk pencahayaan lainnya tidak ada masalah. Untungnya, Chromatic Abberation ini bisa dibetulkan dengan software seperti Adobe Lightroom tanpa mengurangi kualitas foto.

Tidak ada stabilizer di lensa atau di kamera Samsung NX, oleh karena itu saat memotret terutama di kondisi cahaya gelap, perlu mempertahankan kecepatan shutter speed minimum 1/80 detik. Idealnya lebih cepat dari 1/100 detik. Secara keseluruhan, lensa ini memiliki banyak kelebihan dan hanya memiliki sedikit kelemahan, seperti yang tertera di bawah ini:

Kelebihan:

  • Sangat ringan dan berukuran kecil
  • Lens hood sudah dipaketkan
  • Ketajaman tinggi
  • Autofokus cepat
  • Ada tombol i-Fn

Kelemahan:

  • Tidak ada stabilizer
  • Tidak bisa fokus lebih dekat dari 45cm

Spesifikasi lensa:

  • Ukuran filter: 43mm
  • Panjang: 6.2 cm
  • Berat: 122 gram
  • Jarak fokus minimum 45 cm
  • Harga: Sekitar Rp 4.9 juta untuk versi 2D/3D dan 3.2 juta untuk versi 2D

Comments

comments