Ketika Kehidupan di Genggam oleh Teknologi – Jika bicara masalah teknologi, ingatan saya langsung tertuju pada banyak kasus yang terjadi beberapa tahun lalu yang sempat heboh.

Diantaranya, pertama kasus Prita Mulyasari yang terjadi pada tahun 2009, mencuat karena menulis keluhan atas pelayanan rumah sakit Omni Internasional yang tidak memuaskan melalui milis, surat pembaca dan mempublikasikan melalui internet, sehingga membuat Prita harus mendekam sebagai tahanan selama dua puluh hari.

Kedua, Video porno Ariel, Luna maya dan Cut Tari yang sangat menghebohkan negeri ini, terjadi pada tahun 2010. Pada akhirnya Ariel harus mendekam di jeruji besi selama beberapa tahun.

Ketiga, kejadian di sekolah tempat saya mengajar terjadi di tahun 2011. Sebut saja Tito (kelas 4 SD), disuruh orangtuanya membawa hp ke sekolah dengan tujuan untuk mengingatkan orangtuanya jika sudah waktunya pulang. Saat istirahat salah seorang guru melihat Tito di tangga sedang melihat gambar-gambar perempuan dengan pakaian minim, ketika guru tersebut bertanya mengenai gambar-gambar yang ada di hp. Tito dengan wajah polos menjawab seperti ini “Ayah yang ngajarin buka ini buk..”.

Keempat, terjadi pada tahun 2011 di tempat saya mengajar. Enam siswa dikeluarkan dari sekolah karena kabur dari sekolah, berpacaran dan berfoto di sebuah taman dengan menggunakan seragam sekolah (identitas sekolah sangat jelas terlihat di foto), lalu foto-foto tersebut di unggah di facebook.

Kelima, saya sebagai guru bimbingan dan konseling sempat dibuat kebingungan dengan yang namanya warnet. Bagaimana tidak, selama satu minggu empat siswa (kelas VII) saya yang baru mencicipi dunia remaja tiba-tiba kabur dari sekolah. Mereka berangkat ke sekolah diantar orangtuanya tapi sesampainnya disekolah mereka belok kabur dari sekolah melewati gerbang samping sekolah dan pergi ke warnet untuk bermain gamne online. Sungguh, kejadian ini membuat saya harus masuk dari satu warnet ke warnet yang lain hanya untuk menemukan mereka.

Ilsutrasi Ketika Kehidupan di Genggam oleh Teknologi
Ilsutrasi Ketika Kehidupan di Genggam oleh Teknologi

Awal Terbukanya Gerbang Era Teknologi

Lima kasus diatas merupakan awal dari terbukannya gerbang pintu era teknologi, mungkin yang dulu kita masih berkutat dengan menyewa komputer di rental, handphone masih hitam putih dan masih berfungsi sebagai satu-satunya alat komunikasi terbaik yaitu untuk mengirimkan kabar melalui sms ataupun berbicara langsung (telpon). Atau bahkan mengunjungi warung internet atau warnet bisa dipastikan seminggu sekali saat ada tugas sekolah atau kampus.

Tapi dua tahun terakhir, secara besar-besaran masyarakat dijejali dengan beragam teknologi yang membuat hidup mereka berubah drastis. Ya, berubah drastis, dari yang dulunya belum mampu membeli komputer, laptop, bahkan handphone.  Saat ini dengan cara apapun, bisa atau tidak bisa harus memiliki yang namanya teknologi terkini. Yang paling dekat dengan kehidupan kita saat ini adalah handphone, ibaratnya tidak usahlah punya komputer atau leptop yang penting ada handphone semuanya beres. Ya, hanya sekedar handphone dunia bisa berubah drastis. Itu baru yang handphone seharga dibahwah 1.000.000 belum lagi yang harga diatas 1.000.000, seperti apa jadinya hidup anda selanjutnya?.

Dengan handphone orang akan lupa dengan dirinya, bisa jadi iya bisa jadi tidak. Iya karena orang akan terlena dengan banyaknya fitur yang ada di handphone, mulai dari browsing , mengabadikan momen dengan cara merekam, hingga asik dengan group social media seperti facebook, twitter, WA, skype dan masih banyak lagi. Sekali lagi saya tekankan, itu baru yang handphone. Di tahun 2013, era teknologi lagi-lagi dibanjiri dengan berbagai merek lama dan baru yang saling berlomba mengeluarkan teknologi terbarunya, sebut saja android , mobil, dan masih banyak lagi. Yang tentunya dari terbukannya gerbang pintu era teknologi ini akan berdampak pada kehidupan masyarakat.

Pada dasarnya teknologi terbentuk untuk kelangsungan dan kenyamanan masyarakat, dengan adanya kemajuan teknologi tentunya ada dampak yang dihasilkan. Peran penting teknologi sangat membantu kehidupan banyak masyarakat, pekerjaan yang rumit bisa dilakukan dengan mudah. Selain itu, teknologi juga mampu memperbaiki ekonomi masyarakat, misalnya jasa foto copy¸scan, foto digital, warnet, pabrik roti/kue, dan lain-lain.

Di era teknologi ini masyarakat semakin dimudahkan oleh berbagai hal, sebagian kehidupan mereka perlahan berubah sedikit demi sedikit, dan sebagian lagi kehidupan mereka berubah drastis. Dengan berkembangnya teknologi terkini, banyak sekali dampak positif yang diperoleh, diantarannya, masyarakat bisa mengakses segala informasi dengan mudah, proses komunikasi jarak jauh, transaksi semakin mudah dan tidak ribet, membuka lowongan pekerjaan, menyelesaikan tugas, ngeblog, berkembangnya daya kreativitas masyarakat, dan lain sebagainya.

Sementara itu, dampak negatif dari berkembangnya teknologi diantaranya, masyarakat, anak-anak, remaja dan orang dewasa sekalipun bisa dengan bebas memanfaatkan penggunaan teknologi tersebut, misalnya bebas membuka situs-situs yang terlarang, mengupload foto atau video yang tidak layak untuk di tonton. Merasa terasing dari dunia nyata karena lebih asik dengan kehidupan dunia maya, sehingga akan mengalami gangguan sosial. Banyak penipuan jasa online, menjiplak karya orang lain dan lain sebagainya.

Era teknologi, ya, lagi-lagi kita tidak bisa berpaling darinya. Mau tidak mau bisa tidak bisa teknologi akan berkembang pesat dan terus mengalami kemajuan karena ilmu pengetahuan semakin hari semakin berkembang. Tanpa ilmu pengetahuan maka era teknologi tidak ada apa-apanya, tidak semaju saat ini.

Bagaimana tidak, dengan adanya teknologi manusia sangat merasakan banyaknya dampak positif bagi kehidupan mereka. Tanpa mengesampingkan dampak negatif, lagi-lagi semuanya kembali ke masing-masing individu bagaimana seharusnya mereka menyikapi kemajuan era teknologi ini.

Sekian, ulasan tentang ketika kehidupan di genggam oleh teknologi semoga bermanfaat.

Hanna HM Zwan

Latest posts by Hanna HM Zwan (see all)

Comments

comments