Siapapun bisa menikmati perangkat hasil dari perkembangan jaman, tak mesti memiliki kekuatan, kepintaran hingga keahlian tertentu untuk bisa menikmati sebuah teknologi, karena jika dicermati, kecanggihan sebuah perangkat atau layanan yang digunakan secara otomatis baik perlahan atau singkat pasti akan dinikmati atau digunakan. Listrik misalnya, kini, gelap gulita di daerah pelosok akan terang, lalu perangkat elektronik yang sebelumnya tak ada maka kini muncul sebagai bukti bahwa ini merupakan sebuah kemudahan teknologi bagi orang kampung.

Ilustrasi Kemudahan Teknologi Bagi Orang Kampung
Ilustrasi Kemudahan Teknologi Bagi Orang Kampung

Mengapa harus mengambil contoh orang kampung? Nah, pertanyaan ini cukup sukar untuk Penulis jawab, namun yang pasti, kehidupan di perkampungan yang belum tersentuh teknologi memang jauh berbeda ketimbang pedesaan yang sudah tersentuh. Jika dilihat lagi setiap individu yang belum tersentuh teknologi memiliki aktifitas yang boleh dibilang cukupmemerlukan banyak tenaga.

Misalnya saja ketika akan memberikan kabar melalui surat, maka setiap orang atau perwakilan keluarga harus berjalan lebih dari 2dua kilometer untuk bisa menitipkan surat atau pesan yang diinginkan kepada sanak saudara pada kantor pos. Atau mungkin harus lebih bersabar mnunggu beberapa hari kedatangan petugas kantor pos untuk menitipkan surat tersebut.

Belum lagi dengan hal lain yang memang secara nyata masih terjadi, tanpa peran teknologi, anak-anak yang ingin mengenyam pendidikan lagi-lagi harus berjalan serta menyebrangi sungai di jembatan usang dan berbahaya yang airnya cukup deras. Banyak hal yang pasti. Nah, kehdiran teknologi ini dipercaya mampu mempermudah kebutuhan yang ada dalam kehidupan, hal yang paling utama dan paling laik dalam perkembangan teknologi awal adalah telekomunikasi.

Kemudian dilanjutkan dengan hal lain yang juga tak kalah penting yakni fasilitas transportasi seperti mobil jemputan sekolah dan fasilitas umum seperti sekolah dan taman bacaan dimana semua bisa menimba ilmu dan menikmati teknologi. Menurut penulis, itulah tigal yang cukup penting dan layak dengan segera untuk diberikan di pedesaan atau perkampungan seluruh Indonesia. Soal biaya sepertinya memang jadi soal, namun jika memiliki pendekatan lebih baik pada masyarakat maka hal ini tak menjadi soal mengingat karakter masyarakat desa dan kampung masih memiliki rasa kebersamaan yang tinggi. Ingat, pendekatan yang harus dengan sangat baik.

Terlepas dari pembahasan awal tentang kemudahan teknologi bagi orang kampung, ada hal baik serta buruk dan beberapa yang bisa Kita cermati bersama, inilah delapan pembahasan yang bisa Anda jadikan sebagai pengetahuan;

Kemudahan Menjadi Penerbit

Manfaat teknologi dalam mempermudah kehidupan sangat luar biasa. Bila dulu orang harus mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk menjadi seorang pengarang buku. Dengan kemajuan teknologi semuanya bisa berlangsung dengan biaya yang sangat ringan.

Selama menulis blog Informasi Kapuas, Saya terpapar dengan sebuah tawaran untuk menjadikan tulisan-tulisan yang ada di blog untuk menjadi sebuah buku, baik buku cetakan, maupun buku elektronik. Setelah mencoba fasiltas tersebut, blog Informasi Kapuas sampai sekarang sudah berhasil menerbitkan sembilan buah buku elektronik yang kesemuanya sudah dimuat di Google Books.

Secara tidak langsung penerbitan buku dari blog yang berisi berbagai kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Kapuas, membantu merekam sebagian dari sejarah Kabupaten Kapuas, hari demi hari.

Kemudahan Mendapatkan ISBN

Bukan cuma itu. Sebulan yang lalu, saya berusaha untuk membuat agar Laporan Tahunan PMI Kabupaten Kapuas 2012 bisa mendapatkan International Standard of Book Number (ISBN). Hal itu saya mulai dengan mendaftarkan PMI Kabupaten Kapuas sebagai penerbit. Setelah disetujui, saya ajukan laporan tersebut yang sudah berupa file PDF untuk mendapatkan nomor ISBN. Hanya dalam waktu beberapa hari saja, buku tersebut sudah mendapatkan nomor ISBN. Hal itu dilakukan tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun.

Kemudahan Beriklan

Kemudahan lain yang saya dapatkan dengan adanya teknologi adalah dalam mempromosikan Kabupaten Kapuas kepada dunia. Dulu saya kesulitan untuk mendaftarkan hotel-hotel yang ada di Kapuas untuk bisa masuk dalam daftar hotel-hotel yang bisa diakses oleh para wisatawan di seluruh dunia. Sekarang dengan adanya berbagai situs wisata seperti TripAdvisor, saya bisa dengan mudah mempromosikan hotel-hotel yang ada di Kabupaten Kapuas. Tidak hanya itu, beberapa tempat wisata pun sudah saya masukkan juga ke sana.

Selain mempromosikan hotel dan tempat wisata, keberadaan Kabupaten Kapuas pun mulai dikenal dunia melalui dunia maya. Tiga tahun yang lalu, kalau kita mengetikkan kata “Kapuas” di Google Search, maka informasi yang ditampilkan semuanya adalah informasi tentang “Kabupaten Kapuas Hulu” yang ada di Kalimantan Barat. Tapi bila sekarang anda mengetikkan kata “Kapuas” di Google Search maka yang keluar pertama kali adalah situs resmi pemerintah Kabupaten Kapuas atau tulisan di Wikipedia tentang Kabupaten Kapuas.

Kemudahan Dalam Kolaborasi Kerja

Keberadaan fasilitas “awan” (cloud) oleh Google Drive, Sky Drive dan lain-lain membantu mempermudah penyimpanan data. Bila dulu, saya harus menyimpan data dalam CD dan DVD, bila harddisk penuh, sekarang data-data tersebut bisa disimpan di awan.

Keberadaan data di Google Drive juga membantu dalam menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan di kantor yang melibatkan banyak orang. Percobaan saya pertama adalah ketika meminta pendapat dari berbagai pihak di rumah sakit dalam penyusunan Hospital Bylaws. Dengan mengunggahnya ke Google Drive, kemudian membaginya ke berbagai email teman-teman, saya dibantu untuk mengoreksi draft tersebut. Sampai akhirnya ketika tidak ada lagi masukan, barulah diajukan untuk di SK-kan.

Pengalaman berikutnya adalah dalam pengetikan data mengenai data keuangan yang dimiliki oleh pegawai di rumah sakit. Saya membuat template yang harus diisi oleh teman-teman seruangan. Kemudian saya unggah di Google Drive. Setelah itu saya meminta mereka untuk mengisi halaman-halaman yang sudah saya siapkan. Dalam waktu beberapa hari, tugas yang kalau dikerjakan sendiri sangat menyita banyak waktu, dengan kolaborasi ini pekerjaan menjadi lebih cepat selesai.

Sayang kemudahan teknologi ini, masih belum banyak bisa dimanfaatkan oleh kantor-kantor lain karena kendala lambatnya internet mereka.

Kemudahan Dalam Memperoleh Informasi

Kemudahan lain yang saya rasakan dari dunia maya ini adalah mudahnya mencari informasi tentang suatu daerah yang akan dikunjungi. Saya teringat ketika akan berangkat ke Kalimantan Tengah tahun 1996, saya sulit mendapatkan informasi tentang daerah ini dari internet. Akhirnya saya membeli buku di Gramedia tentang perjalanan seorang Belanda melintasi Kalimantan, dari Kalimantan Barat ke Kalimantan Timur dengan perjalanan air.

Sekarang dengan keberadaan internet, maka seorang teman yang akan bertugas di Kabupaten Kapuas, berusaha membuka berbagai situs yang ada hubungan dengan Kabupaten Kapuas. Menurut keterangan yang diberikannya, setelah membaca berbagai situs tersebut, dia bisa memiliki gambaran yang cukup jelas tentang lokasi yang akan menjadi tempat kerjanya selama beberapa tahun kedepan.

Kemudahan Dalam Mengakses Buku dan Database

Bila dulu kita membaca buku dalam bentuk fisik, sekarang kita bisa mengakses buku elektronik. Satu buku elektronik bisa diakses oleh jutaan orang pada waktu yang sama. Bila buku yang bersifat fisik memerlukan lemari untuk menyimpannya, untuk buku elektronik cukup menyiapkan ruang yang besar pada harddisk atau memori.

Bila kita sulit untuk mencari suatu kata tertentu dalam sebuah buku yang berupa fisik, maka kita bisa mendapatkan kata itu dalam hidungan detik pada buku elektronik. Bila dulu kita harus kesulitan untuk mencari jurnal di rak penyimpanannya, sekarang kita bisa mengaksesnya dari laptop serta smartphone yang kita miliki. Bila dulu kita harus mengeluarkan uang yang banyak untuk mengakses berbagai jurnal, sekarang dengan mengikuti program database untuk alumni di Queensland University of Technology, saya bisa mengakses database Proquest, Wiley dan lain-lain hanya dengan biaya Rp 750.000 setahun.

Kemudahan Dalam Pembayaran

Saya ingat ketika masih bertugas di Puskesmas Mantangai, 82 kilometer dari ibukota kabupaten (Kuala Kapuas). Waktu itu saya ingin membeli buku latihan TOEFL. Ketika mendatangi sebuah bank di Kapuas, saya menanyakan ongkos kirim uang ke Amerika. Setelah melihat tabel mereka menjawab, biayanya US$ 25. Saya tidak jadi kirim uang, karena harga bukunya cuma US$ 47. Jadi ongkos kirim uangnya saja lebih dari setengah harga bukunya.

Dengan ketersediaan kartu kredit dan kemudahan transaksi online, Saya bisa melakukan pembayaran dengan mudah, tanpa ada ongkos kirim uang untuk pembelian barang-barang dari luar negeri.

Kemudahan Dalam Menyelenggarakan Konferensi Internasional

Pada tahun 2010 yang lalu, kami di Kabupaten Kapuas menyelenggarakan Konferensi Harun Yahya. Konferensi ini diikuti oleh para pelajar di Kuala Kapuas, sedangkan narasumbernya berasal dari Turki, yaitu dokter Octar Babuna. Kami berhubungan melalui Skype.

Beliau berbicara melalui Skype menggunakan bahasa Inggris, kemudian diterjemahkan oleh Ibu Kartini di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Manggatang Tarung. Setelah presentasi beliau selesai, maka para peserta dipersilahkan untuk bertanya menggunakan headset yang ada. Konferensi ini disiarkan ke seluruh dunia melalui Harun Yahya TV. Kegiatan ini dapat berlangsung berkat bantuan PT. Telkom yang membantu akses internetnya.

Kemudahan Dalam Menyelenggarakan Siaran Langsung Melalui Internet

Pengalaman pertama menyelenggarakan siaran langsung terjadi saat penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Provinsi Kalimantan Tengah di Kuala Kapuas. Dengan bantuan dari pengelola sound system, saya mendapat akses ke video dan audio dari kegiatan ini.

Dari output yang mereka berikan, saya masukkan ke Ustream, kemudian saya tampilkan dalam blog Informasi Kapuas. Para pengunjung di blog tersebut dapat secara menonton Siaran Langsung MTQ melalui internet. Siaran langsung ini dapat berlangsung berkat kerjasama dengan PT. Telkom yang kembali menyediakan akses untuk upload sebanyak 1 Mbps.

Berbagai kemudahan yang dapat kita peroleh dari kemajuan teknologi hendaknya tidak membuat kita menjadi terlena dengan hal-hal yang kurang bermanfaat. Mari kita jadikan kemajuan teknologi sebagai sarana untuk membuat kehidupan ini menjadi lebih baik lagi.

 

Jum\'atil Fajar

Latest posts by Jum\'atil Fajar (see all)

Comments

comments