Pixel facebook
Home > Otomotif > Motor > Ini Cara Paling Aman Beli Motor Bekas

Ini Cara Paling Aman Beli Motor Bekas

Motor Bekas – Kemacetan ibukota yang setiap hari semakin memburuk tentu mempengaruhi aktifitas keseharian para pekerja, seebagai alternatif kendaraan dan mengatasi hambatan kemacetan yang terjadi setiap hari yang dialami pekerja atau kaum urban di Jakarta dan sekitarnya, roda dua adalah pilihan pasti. Entah itu didapat dengan membeli, menyewa atau meminjam. Bagaimana dengan Anda? Motor bekas bisa menjadi salah satu pilihan.

Membeli motor baru tentu menjadi keinginan semua orang tetapi tak semua bisa mampu membeli motor dari dealer tanpa plat nomor alias baru. Alhasil, motor second adalah jawabanya, tapi bagaimana cara memilihnya? Ada banyak cara tentu, Kami akan beberkan cara memilih motor bekas agar tak tertipu pedagang atau orang yang bertanggung jawab.

Tips Membeli Motor Bekas.

Sebelum masuk pada cara-caranya, perlu Anda ketahui juga bahwa membeli motor dalam keadaan baru atau bekas boleh dibilang sama saja, hanya saja jika membeli kendaraan baru perawatan yang dilakukan oleh pemilik tak terlalu rumit. Dan kelebihannya jarang sekali bermasalan dalam jangka waktu 1 tahun. Sementara untuk kendaraan bekas, pengguna mesti memperhatikan seluruh komponen baik dari ban, rem hingga mesin serta kelistrikan. Tapi pada dasarnya perawatan adalah hal yang perlu diperhatikan setelah Anda membeli kendaraan, baik baru ataupun bekas.

 

Ini Cara Paling Aman Beli Motor Bekas

Ilustrasi Motor Bekas dari Logam Tak terpakai – Sumber : ISTIMEWA

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli motor bekas;

1. Sebisa mungkin memperoleh info harga pasaran motor sekitar tempat tinggal atau daerah Anda.

2. Periksa nomor rangka dan mesin motor. Jika ingin aman, sebaiknya Anda cek nomor polisi sesuai wilayah ke kepolisian dengan melakukan SMS ke 1717. Misalnya untuk Jakarta dan sekitarnya: Metro B8118HJ Kirim ke 1717, sedangkan untuk wilayah Jajaran Polda Jawa Timur, ketik : JATIM L4444LY kirim ke 1717. Begitu selanjutnya.

3. Cek fisik, kondisi body, spion, baut, dan lain sebagainya, apakah semua parts masih orisinil atau tidak. Jika tidak, pastikan masih dalam keadaan baik.

4. Periksa Oli kendaraan, usahakan buka dan ukur oli yang ada di dalam mesin. Pastikan ukuran oli tidak berlebihan, karena oli yang berlebih akan membuat suara mesin menjadi lebih halus, sehingga dapat menyembunyikan suara asli motor yang mungkin berbunyi kasar atau berisik.

5. Periksa speedometer, pastikan agar tidak ada retak atau adanya bekas pembongkaran. Lihat jumlah berapa km yang telah ditempuh oleh motor tersebut. Jika diatas 20.000 km maka dapat dipastikan akan banyak sekali komponen mesin yang akan segera diganti.

6. Hidupkan mesin motor, apakah bisa menggunakan starter elektrik atau langsam. Karena kondisi pada mesin yang tidak bermasalah dapat langsam pada putaran kurang lebih 1500 rpm.

7. Jika memungkinkan coba motor bekas tersebut dan rasakan perpindahan gigi apakah terasa sulit atau tidak. Apabila terasa sulit berarti menandakan kampas kopling motor tersebut akan segera habis. Kemudian jika terdengar suara mendesir pada saat motor berjalan, Kemungkinan besar gigi primer dari motor tersebut akan segera habis.

8. Untuk lebih aman, periksa juga bagian rangka atau sasis motor, perhatikan kelurusan roda motor depan dan belakang, dan pastikan bahwa rangka atau sasis motor tersebut tidak ada kebengkokkan. Jalankan sekitar 40km/jam dan tekan rem sedikit mendadak untuk memastikan motor tidak sulit dikendalikan. Hal ini berguna untuk mendeteksi lurusnya sasis dan poros setang atau setir.

9. Usahakan mencoba motor lebih lama, dan setelah motor dijalankan kurang lebih sekitar 500 meter. Perhatikan apakah terlihat adanya oli yang bocor melalui sela-sela mesin. Atau adanya air radiator bocor bagi motor yang menggunakan radiator.

10. Periksa kondisi kelistrikan dan lampu-lampu, apabila semua berfungsi atau hidup, berarti tidak ada kerusakan pada komponen dan kondisi aki motor tidak ada permasalahan.

11. Periksa roda, ini penting dan pastikan kelurusan antara roda depan dengan roda belakang, hal ini untuk meyakinkan bahwa sasis atau rangka tidak membengkok, motor yang mengalami jatuh atau benturan keras bisa menyebabkan kebengkokan pada sasis.

12. Jika tidak keberatan mitalah untuk mencoba kepada penjual, dengan cara ini Anda akan bisa merasakan apakah motor tersebut ada kelainan atau tidak pada handling atau pada akselerasinya, dll.

 

Ini Cara Paling Aman Beli Motor Bekas

Ilustrasi motor bekas tidak aman yang dikejar polisi – Sumber : Solopos

Nah, jika semua dalam kondisi baik maka motor tersebut bisa langsung Anda lakukan transaksi. Seperti telah Kami utarakan sebelumnya, pembelian motor bekas dan motor baru tentu memiliki kesamaan, hanya perawatan saja yang perlu diperhatikan dengan baik.

Oya, untuk melakukan pengecekan harga atau dealer motor Anda bisa memanfaatkan media internet, http://www.pricearea.com/harga/motor adalah salah satu situs yang bisa Anda jadikan sebagai acuan. Selamat memilih motor bekas dengan cara baik dan benar.

PriceArea.com
PriceArea adalah situs banding harga dan mesin pencari belanja yang mewakili toko online di Indonesia dengan mudah, cepat dan akurat. Di halaman Artikel kami, temukan ulasan menarik seputar E-Commerce di Indonesia dan juga berbagai tips dan ulasan produk yang bermanfaat untuk kegiatan belanja Anda. Ikuti kami di media sosial: Google Plus Facebook Twitter Instagram
PriceArea.com
PriceArea.com
PriceArea.com

Latest posts by PriceArea.com (see all)

Comments

comments

Read previous post:
Komparasi Harga Laptop Canggih 2 Jutaan
Komparasi Harga Laptop Canggih 2 Jutaan

Anda perlu melakukan perbandingan, dalam ulasan lanjutan ini Kami sengaja akan memberikan ulasan tentang harga laptop murah tapi punya relatifitas...

Close