Dewasa ini teknologi banyak sekali membawa dampak atau pengaruh yang besar terhadap lingkungan baik itu dampak positif atau negatif, tetapi haruskah hal tersebut dihapuskan jika berdampak negatif. Lalu, Harus berbuat apa pada teknologi yang terus melaju?

Teknologi berasal dari literatur Yunani yaitu technologia dimana diperoleh dari asal kata techne yang bermakna wacana seni. Sedangkan definisi teknologi itu sendiri adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.

Garis bawahi kenyamanan hidup manusia, dalam kata lain tekhnologi muncul karena sifat manusia yang selalu ingin tahu (Homo Sapiens) serta selalu mencari jalan bagaimana membuat suatu yang sulit menjadi lebih mudah dan  efisien.

Ilustrasi Laju Teknologi
Ilustrasi Laju Teknologi

Komunikasi dan Energi

Dulu sebelum masyarakat belum begitu mengenal alat seperti handphone, Computer atau yang lain,mereka menggunakan kertas sebagai media bertukar informasi, dengan cara menulis surat melalui pos (terbilang lama), telegram dan lainnya. Sebelum adanya perkembangan teknologi ini juga penyampaian informasi terbilang sangat sulit karena keterbatasan waktu dan biaya.

Untuk mengirim sebuah surat dibutuhkan waktu minimal tiga hari melalui jasa pos Indonesia (Bagaimana jika informasi yang disampaikan bersifat sangat penting dan segera?), jika ingin menggunakan jasa yang sedikit lebih cepat harus menaikkan tipe paket pengiriman yang sudah pasti memakan biaya yang sedikit besar dari yang biasa.

Namun saat ini semua itu menjadi mudah karena perkembangan produk teknologi sudah sangat pesat mulai dari khalayak umum hingga produk bayi dan anak, tak hanya itu perkembangan itu meliputi kemudahan mendapatkan informasi mulai dari penggunaan search engine hingga mengakses berita harian, serta kemudahan dalam berkomunikasi melalui jejaring sosial dan e-mail.

Penggunaan teknologi ini juga pasti sedikit banyak berdampak pada lingkungan kita, baik itu dampak yang positif dan tentunya negatif. Dampak positif yang terjadi karena perkembangan tekhnologi ini adalah secara tidak langsung kita dapat mengurangi penggunaan kertas berlebihan yang kita tahu kertas berasal dari kayu, semakin banyak kita menggunakan kertas semakin banyaklah kayu yang tertebang dan itu juga membuat bumi kita mengalami Global Warming atau pemanasan global.

Kemajuan ini juga membuat Informasi yang akan disampaikan langsung mendapat respon dari penerima informasi dan terbilang lebih efisien. Beberapa contoh perkembangan teknologi antara lain :

  • Lingkungan Pemerintahan

Adanya perkembangan teknologi,  pemeritah mampu dengan mudah, cepat dan tepat mendapatkan sebuah informasi-informasi penting dari berbagai kalangan dimanapun keberadaannya, yang memungkinkan saja informasi tersebut dapat mengancam kelangsungan hidup manusia, sehingga pemerintah dapat dengan tanggap mempersiapkan segala sesuatu yang mungkin terjadi.

  • Lingkungan Perusahaan dan bisnis

Perkembangan teknologi mendatangkan banyak keuntungan dimana perusahaan mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumen, segala yang dibutuhkan dengan sangat mudah diakses, sehingga perusahaan makin mendapatkan kepercayaan penuh dari konsumen.

  • Sosial, Budaya dan Pendidikan

Semua orang dari berbagai kalangan umur dapat dengan mudah mengakses segala informasi-informasi yang dapat meningkatkan ilmu pengetahuan mereka, mereka dapat saling berinteraksi satu sama lain walau terpisah oleh jarak yang jauh, memahami kebudayaan-kebudayaan negara lain tanpa harus mengeluarkan biaya untuk berkunjung langsung.

Bahkan di jaman sekarang di beberapa negara manusia tidak perlu lagi datang ke sekolah untuk menimba ilmu, cukup berada di rumah bahkan di dalam kamar dengan kecanggihan yang ada mereka dapat saling berinteraksi antara pengajar dan peserta didik.

Kemudian daripada itu kita juga harus mewaspadai dampak lain dari teknologi,yaitu dampak negatifnya terhadap lingkungan salah satu contohnya adalah pada penggunaan nuklir sebagai pembangkit energi listrik yang relatif lebih murah dan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Tetapi harus juga kita lihat pada sisi lain, nuklir juga dapat menjadi senjata yang sangat mematikan, contohnya nuklir dapat menghancurkan kota Hirosima dan Nagasaki karena radiasi yang ditibulkan oleh nuklir sangat besar, sehingga tidak hanya menyebabkan kematian bahkan juga menyebabkan penderitaan bekepanjangan hingga cacat permanen.

Contoh lain kita ambil pada kendaraan yang kita ketahui sudah menjadi “kaki” untuk melakukan aktivitas,kendaraan memang memudahkan kita tetapi efek negatif yang ditimbulkan oleh kendaraan tersebut dari waktu ke waktu dan secara terus-menerus yang menyebabkan polusi udara yang berpengaruh buruk terhadap manusia dan lingkungan perlu juga menjadi perhatian.

Di lihat dari dampaknya yang sangat berpengaruh terhadap lingkungan, teknologi bagaikan senjata perang yang dibuat oleh manusia yang kini mulai menyerang penciptanya sendiri, tak dipungkiri semakin cerdas dan pintarnya manusia menciptakan suatu teknologi maka semakin kuat pula manusia di pengaruhi oleh teknologi, dapat di katakan bahwa “teknologi telah mengontrol kelangsungan hidup manusia”.

Haruskah hal ini kita biarkan terus berlangsung ? tidaklah hendaknya kita harus mulai berfikir, kita tidak mungkin menghentikan perkembangan jaman khususnya di bidang teknologi, yang perlu kita lakukan adalah menyikapi dengan bijak dan tidak terlalu terbuai dengan kecanggihan yang ada, kita jadikan teknologi sebuah mesin  pendukung aktivitas dan kita sebagai otaknya, bukan malah sebaliknya.

Setelah bersama-sama kita review tentang bagaimana Lingkungan merespon perkembangan tekhnologi, ternyata sisi positif serta negatif perkembangan tekhnologi bagai dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan, jadi sudah Anda tentukan harus berbuat apa pada teknologi yang terus melaju? Sekarang tergantung bagaimana cara kita sebagai manusia yang memiliki kelebihan untuk berfikir bagaimana cara memaksimalkan sisi positif dan meminimalisir dampak negatif yang ditimbulkan oleh tekhnologi tersebut.(Nsr)

nur santriana

Latest posts by nur santriana (see all)

Comments

comments