Berbagai macam aktivitas pada handphone Android dapat membuat baterainya terserap dengan cepat. Mengisinya membutuhkan waktu beberapa jam, apalagi selama proses pengisian Anda tetap memakainya untuk browsing, bermain game, chatting, dan kegiatan lainnya. Sebenarnya sudah banyak aplikasi yang dapat menghemat baterai handphone Anda ataupun mempercepat pengisian baterai tanpa harus membeli dengan harga handphone Android yang mahal, karena semua itu hanya akan sia sia.

Charging-Smartphone-Android
Charging-Smartphone-Android

Supaya Anda tidak resah di saat menunggu proses pengisian, ada cara mempercepat charging baterai HP Android yang bisa Anda tiru di bawah ini:

  • Gunakan Charger Original Bawaan

Charger yang terbaik tentu saja charger original bawaan saat Anda membeli smartphone, karena charger tersebut sudah teruji dan dirancang sedemikian rupa oleh pabrikannya agar dayanya sesuai dengan smartphone Anda.

Umumnya charger menggunakan daya 1 Ampere, tapi ada juga beberapa yang menggunakan daya lebih dari itu. Makin besar dayanya, makin cepat proses charging yang dilakukan. Namun di lain sisi, hal ini juga bisa menyebabkan baterai jadi bocor jika daya yang dikirimkan charger melebihi batas daya yang dianjurkan oleh pabrikan. Untuk itu, selalu gunakan charger original untuk mengisi daya ponsel Anda.

 

  • Jangan Charger Melalui PC/Laptop

Mengisi daya juga bisa dilakukan melalui USB yang terdapat pada PC atau laptop, tapi prosesnya berjalan sangat lambat. Ini dikarenakan ouput dari USB 2.0 hanya mampu memberikan daya sebesar 0.5A. Bahkan USB 3.0 pun hanya mampu memberikan maksimal daya 0.9A. Alhasil, proses charging smartphone Anda akan berlangsung 2 kali lebih lama atau bahkan lebih karena itu. Belum termasuk proses sinkronisasi yang dilakukan terus menerus antar smartphone dan komputer.

 

  • Gunakan Airplane Mode Saat Melakukan Charging

Seperti yang diketahui, sinyal operator apalagi paket data cukup rakus memakan daya baterai. Mode airplane akan membuat koneksi internet dan sinyal operator terputus sementara. Itu artinya, proses pengisian baterai jadi lebih cepat. Langkah ini lebih praktis ketimbang harus mematikan dulu perangkat setiap akan mengecharge baterai.

 

  • Gunakan Sinyal GSM

Bila Anda terpaksa masih ingin mengaktifkan paket data dan sinyal operator untuk berkomunikasi, pilih sinyal GSM (2G). Jenis sinyal ini tidak terlalu memakan baterai jika hanya digunakan untuk kepentingan SMS, BBM, atau sejenisnya dibandingkan dengan WCDMA (3G). Gunakan juga aplikasi yang tidak terlalu menghisap daya, seperti browsing, Facebook, Twitter, streaming, dan lain-lain.

 

  • Matikan Koneksi/Akses Data

Dengan mematikan koneksi/akses data, Anda hanya dapat menggunakan smartphone Anda untuk SMS dan telepon. Tentu pengisian daya jadi lebih cepat dibandingkan dengan mengaktifkan sinyal GSM.

 

  • Taruh Di Tempat Dingin

Maksud dari cara ini bukan berarti Anda harus menaruh ponsel dalam kulkas. Maksudnya adalah jangan taruh ditempat yang empuk seperti kasur, sofa, atau bahan empuk lainnya. Taruhlah ditempat yang keras seperti lantai agar panas yang dihasilkan bisa diminimalisir. Juga kalau bisa letakkan di ruangan ber AC. Panas akan membuat baterai ikut terasa panas, sehingga menyedot daya lebih cepat.

 

  • Jangan Dimainkan Saat Melakukan Charging

Jangan mainkan handphone dulu saat charging berlangsung, seperti main game, browsing, chatting, dan download. Menggunakannya saat sedang discharge akan membuat baterai tetap bekerja, sehingga proses pengisian pun jadi lebih lama.

Pada dasarnya smartphone Anda sudah diberkahi baterai sesuai dengan kapasitas yang sudah diperhitungkan, jadi untuk lebih menghemat, mungkin Anda bisa melihat Trik dan Tips lainnya di Pricearea.

Comments

comments