Jakarta, (PriceArea.com). Desa Pejaten adalah sebuah desa yang terletak di wilayah Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Desa ini merupakan sebuah desa tradisional yang terkenal karena kerajinan barang yang terbuat dari tanah liat seperti gerabah dan keramik.

Sebagai sebuah desa yang terkenal dengan kerajinannya desa Pejaten sudah terkenal sejak dahulu, kerajinan tanah liat dari Desa Pejaten berbeda dengan kerajinan yang bisa di temukan di tempat lain dan hasil kerajinannya sudah di pasarkan sampai ke berbagai negara Eropa seperti Jerman dan Swedia serta negara tetangga Australia.

Salah satu keunikan kerajinan keramik yang dibuat di Desa Pejaten adalah barangnya tidak diproduksi secara masal sehingga kualitasnya sangat terjaga dan terjamin, sehingga produknya pun diakui oleh negara lain.

Bahan kerajinan yang di hasilkan oleh Desa Pejanten seperti keramik dan gerabah banyak di beli oleh beberapa Perusahaan, Hotel serta restaurant bertaraf internasional untuk di jadikan pajangan karena memiliki desain dan kualitas yang baik. Hiasan dan pajangan itu berupa guci berhiaskan ukiran khas Bali,  pot serta vas bunga, perlatan makan, asbak, tempat lilin dan lain sebagainya.

Para wisatawan yang datang ke Desa biasanya suka menyaksikan pembuatan produksi kerajinan khas Desa yakni keramik atau gerabah. Pengerjaannya dilakukan masih semi tradisional dengan bahan dasar lokal, sementara proses produksi kedua melalui  penggarapan yang cukup modern dan bahan bakunya didatangkan dari salah satu kabupaten di Jawa Timur yakni Malang. Selain bisa menyaksikan proses pembuatan dan pembelian, pengunjung juga bisa memesan bentuk atau desain keramik yang bisa di kehendaki.

Sejarahnya

Sejak jaman dahulu masyarakat setempat telah menambang tanah liat merah sebagai bahan dasar keramik yang banyak terdapat di desa setempat. Tetapi di tahun 80-an ekploitasi tanah liat dijadikan bahan baku pembuatan genting dan kerajinan gerabah mulai menipis sehingga memukul omzet penjualan.

Para pengrajin yang khawatir hasil produksinya semakin menurun akhirnya mereka berunding untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, dan pada tahun 1985 sebagai upaya untuk peningkatan kualitas agar bisa bersaing beberapa pengrajin belajar menguasai tehnik pembuatan keramik dengan temperatur tinggi atau stonewere.

Dari hasil belajar dan keinginan untuk berubah itulah walupun masih menggunakan tanur tradisional serta bahan bakar batok tetapi para pengrajin berhasil membuat keramik yang memiliki kualitas yang tinggi serta artistik sehingga mendongkrak nilai jual dan bisa terkenal hingga saat ini.

Menuju Pejaten

Untuk menuju desa Pejaten di butuhkan jarak lebih kurang 12 km dari kota Tabanan. Sementara jika dari kota Denpasar membutuhkan jarak 33 km. kunjungilah desa ini jika Anda ingin menyaksikan pembuatan barang kerajinan berkualitas tinggi yang sudah di akui negara lain. Jika perlu berjualan online

Comments

comments