Saat bulan suci ramadhan hingga lebaran yang setiap tahun dirayakan oleh seluruh umat muslim di dunia, beragam busana seperti baju gamis, baju muslim hingga perlengkapan busana muslim lain diantaranya kerudung dan kopiah juga tak kalah ramai sebagai pelengkap penampilan masing-masing guna menambah khidmat menjalankan ibadah. Menariknya dalam ulasan ini mengerucut pada, apa benar baju gamis dikenal diawal masehi? Inilah faktanya!

Apa Benar Baju Gamis Dikenal Diawal Masehi? Inilah Faktanya!
Abaya

Jika berbicara dengan fakta tentu syarat dengan pembuktian yang mampu membenarkan sebuah ketidak pastian, seperti halnya dengan model baju yang sedang Kita bahas saat ini. Banyak orang hanya mendefinisikan busana ini merupakan baju panjang sebagai penutup aurat yang umum dikenakan oleh umat muslim. Apa benar?

Berawal Dari Abaya

Abaya (Baju Gamis) biasa adalah jubah hitam biasa dikenakan oleh perempuan muslim untuk memastikan pakaian yang biasa digunakan, ini dapat didefinisikan sebagai kostum jubah-seperti lengan panjang dan merupakan bentuk tradisional gaun untuk lokasi banyak dari semenanjung Arab termasuk Arab Saudi dan United Arab Emirates. Di Iran abaya ini disebut sebagai kerudung dan di Asia Selatan burqa.

Apa Benar Baju Gamis Dikenal Diawal Masehi? Inilah Faktanya!
Wanita-Yang-Menggunakan-Abaya

Saat ini, penafsiran ketat pengaruh hukum syariat Islam yang muslim perempuan harus memakai full body mencakup di depan setiap orang yang mereka secara teoritis bisa menikah. Ini berarti bahwa tidak adat di perusahaan ayah, saudara, kakek, paman atau anak-anak dan tidak perlu untuk dikenakan di depan wanita Muslim lainnya.

Abaya datang dalam keanekaragaman jenis dan desain dan gaya, dan berbeda gaya dan warna yang disukai oleh perempuan dari daerah tertentu sesuai dengan penafsiran agama dan budaya tertentu.

Abaya hitam misalnya, lebih biasa dipakai di negara-negara Timur Tengah, terutama Arab Saudi, Kuwait dan Qatar. Kemudian Abaya putih secara popular dikenakan di negara-negara Islam Timur Jauh. Ada pula Abaya bordir berwarna dan menjadi semakin populer di Yordania, negara-negara barat dan sekarang juga di negara-negara Timur Tengah juga.

Benar! Kain Itu Populer di Abad ke-7 Masehi

Meski pernyataannya masih banyak yang meragukan, namun beberapa penelitian dari beberapa ahli arkheolog maka sebagian peneliti mengatakan bahwa kain kerudung yang dulu dikenal dengan Abaya atau baju gamis itu tengah populer saat awal mesehi atau selama 4000 tahun yang lalu di peradaban kuno mesopotamia.

Apa Benar Baju Gamis Dikenal Diawal Masehi? Inilah Faktanya!
Ilustrasi-Busana-Sebelum-Baju-Gamis-Populer

Kemunculan baju gamis ketika itu sebenarnya bukanlah hal baru, karena saat itu, model kain sebagai penutup telah hadir, hanya saja tidak dibarengi dengan prilaku yang dimiliki manusianya. Khusunya untuk kaum wanita, sebelum kemunculan peradaban islam kain itu hanya dikenakan sebagai pelindung terik matahari dan debu yang teriup angin di padang pasir.

3 Negara Pemilik Jilbab

Iran Kuno, Yahudi dan India juga disebut-sebut sebagai tempat perkembangan jilbab atau gamis. Bukan hanya pada kabiasaan yang dilakukan sebagai mode busana adat-istiadat yang dimiliki kaum pendahulu, namun lebih kepada penerapan pada literatur kitab acuan dalam menjalani hidup. [Baca Juga : Tips dan Tren Gamis Modern]

Yahudi misalnya, mereka mengatur penggunaan gamis, jilbab atau busana sejenis tersebut dengan ketentuan, seorang peneliti Will Durant dalam bukunya The History of Civilization maka kaum yahudi berpendapat; Apabila seorang wanita melanggar  ketentuan-ketentuan hukum Yahudi, seperti  keluar rumah tanpa mengenakan sesuatu yang menutupi kepalanya dan berkumpul dengan orang-orang atau mengungkapkan perasaannya pada laki-laki atau berbicara dengan suara keras sehingga terdengar oleh tetangga maka suaminya berhak mentalaknya tanpa memberikan mahar.

Dalam buku yang sama, berkaitan dengan masyarakat Iran Kuno, Will Durant berkata: Di zaman Majusi—Zoroaster(penyembah api)—wanita mempunyai kedudukan yang tinggi, mereka berinteraksi dengan masyarakat dengan bebas dan wajah tanpa penutup.

Adapun Jawahir Nehru, mantan perdana menteri India, juga berkeyakinan bahwa hijab dalam Islam muncul melalui bangsa-bangsa non muslim seperti Roma dan Iran kuno. Dalam karyanya yang berjudul Menilik Sejarah Dunia pada jilid pertama halaman 328, selain memuji-muji peradaban Islam dan perubahan yang muncul setelah Islam, ia menyatakan: “Berkaitan dengan kondisi para wanita, telah terjadi sebuah perubahan besar dan sangat menakjubkan secara berangsur-angsur.

Apa Benar Baju Gamis Dikenal Diawal Masehi? Inilah Faktanya!
Hijab

Demikian ulasan Kami tentang beberapa fakta yang menyebutkan apa benar baju gamis dikenal diawal masehi. Meski memiliki definisi yang berbeda antara baju gamis dengan jilbab namun secara fungsi keduanya memiliki kesamaan yakni menutup aurat dari sorang wanita dan pria ketika menunaikan ibadah sholat. Jenis ini juga bisa Anda modifikasi dan kenakan sebagai baju lebaran 2014 bersama dengan keluarga. Semoga bermanfaat.

Comments

comments