Ilustrasi-Mencharge-Smartphone
Ilustrasi-Mencharge-Smartphone

Telah banyak terjadi kasus handphone meledak saat dicharge, bahkan sampai mengakibatkan kematian si pemilik. Malahan mayoritas kasus terjadi oleh pengguna smartphone ternama. Hal seperti ini tentu bisa membuat jatuh nama perusahaan pembuat smartphone. Apa sebenarnya yang menyebabkan meledaknya handphone saat dicharge tersebut?

Selain ada kesalahan dalam perakitan handphone, pemakaian charger palsu juga bisa jadi salah satu penyebabnya. Di mana-mana produk palsu memang dipatok jauh lebih murah dibandingkan dengan yang asli, tapi mutunya jelas belum terjamin. Maka tak heran kalau sampai terjadi kasus seperti tadi. Selain banyak konsumen yang sengaja memilih charger palsu, keberadaannya sudah merambah menggantikan kedudukan yang asli buatan pabrik gadget oleh orang yang tak bertanggungjawab.

Tidak stabilnya arus yang dialirkan dan tidak adanya pengaman arus di dalam charger non-original kemudian menyebabkan handphone kelebihan daya dan meledak. Ketiadaan keamanan, kestabilan, dan daya tahan ini karena untuk menekan biaya pembuatan charger agar bisa dijual murah. Agar dapat membedakan si asli dan palsu, Anda wajib mengenali ciri-cirinya. Meski akan sulit mengetahuinya secara kasat mata, tapi tetap ada trik untuk membedakannya, seperti yang sudah dirangkum oleh tim Pricearea dari beberapa sumber:

1. Bawa Charger Asli

Saat datang ke tempat penjualan, sebaiknya bawalah versi asli dari charger handphone Anda untuk dibandingkan. Bila problem yang Anda hadapi adalah kehilangan, Anda bisa meminjamnya dari kerabat atau teman yang bisa dipercaya. Karena sepintar apapun si peniru membuat barang palsu, tetap ada perbedaan yang bisa diamati dan pabrik gadget juga selalu memiliki ciri khas yang tidak bisa ditiru.

 

2. Beli di Toko Resmi

Untuk lebih meminimalisir mendapatkan barang non-original, carilah toko resmi yang sudah mempunyai nama. Biasanya toko resmi tidak terlalu banyak menyediakan display di tokonya, tapi secara eksklusif hanya memajang beberapa saja disertai dengan segel keamanan.

 

3. Cek Logo dan Tulisan

Umumnya tetap ada perbedaan logo atau tulisan pada charger, meski hanya sedikit. Misalkan saja untuk charger iPhone, pada yang original terdapat tulisan DESIGNED BY APPLE IN CALIFORNIA, sedangkan pada yang non-original hanya bertuliskan DESIGNED BY CALIFORNIA atau DESIGNED BY APPLE.

Kemudian periksa juga USB port dan kabelnya, seperti yang tertera dalam tabel berikut:

 

Asli

Palsu

Lightning Port Bentuknya lebih membulat Bentuknya cenderung persegi
USB Port Mulus dan mengkilap Agak kasar
Kabel Tulisan dicetak jelas Tulisan agak buram

 

4. Cek Harganya

Ini perbedaan yang paling mencolok. Sebelum melakukan pengecekan, langsung saja tanyakan harganya. Bila jauh lebih murah bisa dipastikan itu produk abal-abal, karena memang si pembuat mengurangi beberapa fitur di dalamnya untuk menghemat biaya produksi.

 

Charger Smartphone yang Rusak
Charger Smartphone yang Rusak

Berhemat memang sikap yang baik, tapi kalau harus mengorbankan keselamatan Anda sendiri lebih baik tidak perlu. Ini justru akan menambah pengeluaran untuk biaya berobat Anda karena charger palsu. Membeli sesuatu, termasuk charger handphone, yang sudah teruji mutunya jauh lebih bijaksana. Maka sebagai konsumen yang sadar akan pentingnya keamanan dan keselamatan diri sendiri, belilah selalu perangkat gadget yang asli.

Untuk mempercantik tampilan gadget Anda dengan aksesoris handphone dan gadget, cari saja di Pricearea melalui link http://www.pricearea.com/result/aksesoris+handphone. Atau bila Anda sedang mencari handphone baru, bisa melihat daftar harga handphone di http://www.pricearea.com/harga/handphone/handphone. Ketahui info penting lainnya tentang handphone dan gadget di http://artikel.pricearea.com/category/produk-review/handphone-gadget/.

Comments

comments