Memiliki smartphone Android baru kadangkala membuat kita ingin meng-install aplikasi sebanyak-banyaknya. Ditambah lagi jutaan aplikasi yang ada di Google Playstore yang tersedia secara gratis membuat kita tergoda untuk menambahkannya smartphone Android kamu. Akan tetapi, tahukah anda kalau terlalu banyak aplikasi yang di-install ke ponsel kamu akan membuat kinerjanya semakin lambat? Hal ini dipengurhi bisaanya oleh kepasitas penyimpanan smartphone yang terbatas dan spek dapur pacu tidak terlalu mumpuni. Jika ponsel Android anda mengalami hal tersebut (loading lama), sebaiknya anda berfikir untuk mengurangi jumlah aplikasi yang terpasang di ponsel anda.

Beberapa aplikasi sebenarnya tidak terlalu penting untuk produk smartphone kita. Terutama kepentingan orang per orang itu berbeda. Nah, jika kamu ingin membuang sebagian aplikasi yang terpasang di smartphone, kami sarankan mencopot lima aplikasi ini. Apa saja aplikasinya? Simak ulasan berikut:
1.Facebook
Aplikasi ini memang sangat popular di Indonesia dan bahkan dunia. Bisaanya setiap membeli smartphone baru, aplikasi Facebook sudah terpasang di dalamnya. Tetapi, aplikasi Facebook di smartphone akan memakan banyak sekali memori internal ponsel kamu, sehingga membuat kinerja semakin berat. Kalau kamu tidak terlalu sering menggunakan Facebook, sebaiknya copot saja aplikasi tersebut dari smartphone kamu. Space yang digunakan oleh Facebook cukup besar sehingga bisa untuk menyimpan file-file yang lebih penting. Selain itu, performa smartphone pun menjadi semakin stabil. Namun, kalau kamu masih sering membuka Facebook di setiap harinya, kamu tidak perlu khawatir. Bukalah Facebook dari browser ponsel anda. Itu akan jauh lebih menghemat ruang penyimpanan ponsel kamu.
2.Widget Cuaca
Widget adalah aplikasi bawaan Android. Bisaanya widget yang lazim digunakan oleh masyarakat adalah widget cuaca. Widget ini pun sangat membantu penggunanya untuk mengetahui prakiraan cuaca yang akan terjadi di wilayahnya. Akan tetapi, prakiraan cuaca akan terus meng-update secara otomatis dan berkala. Hal ini membuat performa ponsel akan terganggu. Apalagi kalau kamu memasangnya di layar home. Solusinya, jika ingin menggunakan aplikasi cuaca, kamu bisa menggunakan Google Now untuk mengetahui informasi cuaca secara langsung.
3.Anti-Virus Bajakan
Aplikasi Antivirus memang penting untuk sebuah smartphone Android yang rawan terkena virus. Antivirus juga berguna untuk menjaga smartphone dari terinfeksi malware akibat sering digunakan untuk browsing. Namun tahukah kamu kalau aplikasi Antivirus dapat menyerap daya baterai dalam skala besar? Hal ini tentu tidak ingin anda alami. Solusinya adalah dengan menghapus aplikasi Antivirus tersebut. Walaupun smartphone tidak dilengkapi antivirus, asal kamu mengunduh aplikasi langsung darri Google Playstore, maka smartphone kamu aman dari ancaman virus maupun malware. Keamanan Google Playstore sudah sangat teruji.
4.Aplikasi Optimasi ponsel atau sejenisnya
Seringkali orang tertarik untuk memasang aplikasi ‘pembersih’ atau semacamnya (bisaanya Clean Master). Aplikasi tersebut memang berguna untuk menghapus cached data atau data sisa yang tidak diperlukan dan junk file atau file sampah yang memenuhi memori smartphone. Tapi bisaanya aplikasi tersebut akan memakan memori sangat besar. Ada baiknya jika ingin melakukan hal seperti di atas, lakukan secara manual. Masuk ke Setting, pilih Apps lalu pilih direktori downloaded. Di situ kamu bisa membersihkan chace degan mengetuk ‘clear cache’
5.Browser Bawaan Android
Aplikasi browser bawaan Android dapat memakan kuota internet yang besar sehingga paket internet kamu bisa cepat habis. Ada baiknya mengunduh browser yang lebih ‘irit’ kuota dan kinerjanya tidak kalah, misalnya Opera Mini.

Comments

comments