Pengguna jejaring sosial yang kerap menggunakan facebook merasakan kekecewaan, pasalnya facebook down 20 menit, social media yang di Indonesia memiliki pengguna aktif ratusan juta ini, mati.

Dampaknya, seluruh dunia yang memiliki akun dan cukup aktif tak bisa lagi melakukan komunikasi dengan teman lewat jejaring sosial di dunia maya.

Facebook Dawn 20 Menit
Facebook-Down-20-menit-Error

Termasuk Indonesia, beragam pengguna handphone dengan sistem operasi canggih, industri kreatif dan digital media cukup panik dan secara otomatis tak bisa melakukan update serta memberikan informasi yang dimiliki masing-masing karena facebook down 20 menit.

Untungnya hal ini tak berlangsung lama, analisa salah satu Content Lead PriceArea, Karyono menuturkan bahwa, ini hanya kesalahan kecil yang dilakukan facebook, “Bisa saja terjadi kesalahan script sehingga harus dipulihkan,” jelas nya. Jika sebuah website tersebut hanya skala nasional tentu dampaknya tak terlalu besar, tetapi berbeda dengan facebook yang memiliki skala internasional dan digunakan oleh ratusan juta orang, lanjut Karyono.

Hingga info ini diturunkan, Kami belum mendapatkan informasi resmi tentang facebook down 20 menit, namun lazimnya beberapa saat kemudian sudah ada pernyataan dari facebook. Semoga saja demikian.

Historikal Facebook

Era teknologi canggih saat ini menyisihkan banyak potensi bisnis yang bisa dilakukan dengan perkembangan teknologi di era komputerisasi hingga tablet PC. Salah satu yang melirik peluang bisnis ini adalah pemuda asal White Plains, New York, Amerika Serikat yang bernama Mark Zuckerberg.

Mark melihat potensi bisnis ini ketika ia masih kuliah di Universitas Harvard. Kala itu ia melakukan sebuah riset dan akhirnya menciptakan Facemash pada tanggal 28 Oktober 2013. Konsep Mark ini pada mulanya dikhususkan bagi kalangan mahasiswa kampusnya dengan memasang foto pribadi.

Aplikasi Facemash ini ternyata disebut-sebut mirip sekali dengan konsep Hot or Not dengan menampilkan wajah penggunanya dan memilih beberapa foto yang bisa dijadikan sebagai foto utama dari kumpulan foto yang diunggah. User bisa memilih mana foto yang paling seksi atau paling layak untuk dipajang di dalam kolom foto profil.

Namun seiring perkembangan jaman pasca konflik hak cipta yang diajukan ke pengadilan dan dimenangkan oleh pihak Mark, akhirnya dari aplikasi yang awalnya dikhususkan bagi kalangan kampusnya, sampai kemudian banyak sekali peminatnya dan akhirnya Mark membuka akses untuk lebih banyak penggunanya. Mereka bisa bertukar catatan, komentar dan berbagi foto dan data kepada pengguna lainnya yang terhubung dalam aplikasi tersebut.

Peminat yang Semakin Banyak

Semakin membludaknya peminat, kemudian Mark dibantu dengan empat orang temannya bernama Eduardi Saverin, Dustin Mokovitz, Andrew McCollum, dan Chris Hughes mencoba meluncurkan situs resmi agar aplikasi ciptaan Mark bisa dinikmati oleh lebih dari banyak pengguna di seluruh dunia. Melalui empat temannya inilah kunci awal suksesnya Mark. Empat orang teman Mark sangat antusias membantu Mark untuk mempromosikan situs web aplikasinya yang beralamatkan di TheFacebook.com.

Aplikasi TheFacebook.com kemudian bisa diakses oleh kalangan di luar kampus Harvard. Beberapa kampus yang menjadi tujuan mulanya adalah Universitas Boston, Universitas Stanford, Kampus Ivy Leaguem Universitas New York, Universitas Kanadam dan beberapa kampus lain. Hasil promosi ini sukses menggaet lebih banyak pengguna pada tahun 2004.

Suatu kemudian, Mark bertemu dengan pengusaha bernama Sean Parker. Ia menyarakan agar Mark lebih membesarkan lagi aplikasi jejaring sosialnya ke seluruh dunia. Berkat support inilah, akhirnya Mark Zuckerberg diangkat menjadi Presiden perusahaan dan pada bulan Juni 2004, jejaring sosial milik Mark dipindahkan di Palo Alto, California. Kemudian pada tahun 2005 dengan doniasi awal $200.000, Mark menghapus kata The di awal alamat aplikasinya menjadi www.facebook.com.

Ini adalah langkah mula perkembangan Facebook ke kancah dunia. Pada bulan September 2006, Mark membuka jaringan Facebook untuk kalangan usia 13 tahun ke atas. Ini alasan yang dianggap Mark adalah sebuah tahapan yang sangat logis mengingat fungsional Facebook sebagai penghubung antar manusia yang terhambat oleh Jarak tetap bisa terkoneksi secara real time melalui komputer dan perangkat mobile lainnya. Semoga bermanfaat.

Comments

comments