Tahukah Anda, jika perkembangan kemampuan bahasa anak ternyata sudah berkembang sejak sebelum dia dilahirkan. Menurut penelitian dan apa yang dipaparkan oleh Roberta Michnick Golinkoff, PhD, seorang profesor dan penulis buku “Einstein Never Used Flashcards” menuturkan demikian. Nah, apa yang harus dilakukan oleh orang tua, pengasuh, saudara dan sebagainya? Berikut Kami coba ulas tentang 7 cara dampingi bayi belajar bicara agar lebih terarah.

7 Cara Dampingi Bayi Belajar Bicara
stimulus warna huruf dan angka untuk anak cepat bicara

Sudah menantikan saat-saat si kecil pada akhirnya bisa mengucapkan, “Mama”? Walaupun Anda masih harus menunggu saat-saat bisa mengobrol dengan si kecil tersebut, tapi paling tidak ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk memberinya stimulasi.

Perhatikan

Saat si kecil mengulurkan  kedua tangan untuk digendong, mendorong piring makannya karena sudah kenyang, ini adalah salah satu cara dia berkomunikasi. Tataplah matanya, tersenyum, dan berikan respons dengan berkata misalnya, “Kenapa sayang? Mau digendong, ya? Sini Mama gendong.” Ini merupakan urutan pertama dari 7 cara dampingi bayi belajar bicara.

Dengarkan

Tidak hanya dengan telinga, Anda juga harus mendengarkannya dengan hati. Dengarkan celotehannya yang masih belum bisa dimengerti. Ajak dia mengobrol seperti halnya Anda mengorbrol dengan anak yang sudah besar.

Bayi yang berceloteh mencoba berkomunikasi sebisa mungkin, dan memberikan respons berupa bahasa yang digunakan sehari-hari akan membuat otaknya merekam. Dia akan mencoba meniru suara yang Anda keluarkan walaupun belum bisa.

Tirukan

Jangan lelah, disaat ia belajar bicara maka aktivitas motorik yang dimiliki juga berubah dan cenderung aktif. Bayi suka mendengar suara dan melihat cara orang tuanya berbicara. Jadi semakin banyak Anda mengajaknya bercakap-cakap, semakin bagus.

Gunakan kata-kata yang pendek dan sederhana untuk menunjukkan sesuatu. Misalnya katakan, “Minum” sambil memberikannya gelas dan meminumkannya. Suatu hari dia akan berceloteh “Num” sambil menunjuk gelas. Semua berkat meniru.

Menggabungkan

Hal yang tak kalah penting dari 7 cara dampingi bayi belajar bicara misalnya saat si kecil menunjuk biskuit bayi di meja sambil berceloteh, maka hal yang Anda lakukan adalah jangan hanya langsung memberikan makanannya. Tunjuk biskuit tersebut dan katakan, “Kamu mau makan biskuit, ya? Enak ya, sayang?” Walaupun kalimat panjang, tapi bayi bisa memahami apa yang Anda komunikasikan.

Pujian

Saat bayi memahami instruksi sederhana, seperti misalnya, “Duduk, Nak.” Berikan pujian secara verbal, dan sertai dengan pelukan atau tepuk tangan riang. Bayi juga belajar bahasa dari reaksi orang-orang di sekitarnya.

Menjelaskan

Siapa bilang bayi tidak akan mendengarkan Anda? Dia mungkin belum paham, tapi dia akan mendengarkan saat Anda membuat narasi atas apa yang sedang dilakukan. Saat Anda akan memandikannya, misalnya, katakan, “Nah, sekarang Mama buka baju kamu untuk mandi”, sambil membuka baju bayi yang dikenakan.

Saat memandikannya dengan air hangat, jelaskan lagi, “Enak ya, mandi air hangat. Nih, sama si Beki lagi.” Ini merupakan stimulus atau trik salah satu cara dari 7 cara dampingi bayi belajar bicara.

Membaca

Ini salah satu cara efektif untuk memberikannya stimulasi untuk lebih cepat berbicara. Tentunya bukan dia yang membaca, tapi Anda membacakannya cerita sebelum tidur. Bacakan dengan lantang dan peragakan apa yang sedang Anda kisahkan.

Misalnya, saat menceritakan dengan kelinci yang dikejar singa, sesekali jadilah si kelinci dengan memasang mimik wajah ketakutan. Setelah itu berubahlah menjadi singa dengan mimik wajah marah dan tirukan aumannya.

Yang jelas, menerapkan salah satu dari 7 cara dampingi bayi belajar bicara Anda juga harus lebih “cerewet” agar perbendaharaan kata si kecil juga nantinya banyak dan beragam. Selamat mencoba!

Comments

comments