[adsense]Anda memiliki usaha di bidang e-commerce? Jika ya, maka anda pasti pernah mengalami peristiwa menurunnya penjualan pasca liburan panjang. Hal ini menjadi hal yang sangat tidak anda inginkan bukan. Setelah liburan panjang, orang-orang kembali ke kesibukannya masing-masing sehingga jumlah penjualan anda dari Toko online menurun. Padahal banyak hal yang harus anda lunasi saat itu juga seperti membayar proses pengiriman barang dan melengkapi ketersediaan gudang juga yang lainnya.

Hal tersebut menjadi salah satu cobaan terbesar pada bisnis e-commerce. Jika anda dapat mengatasi hal tersebut, maka situs jual-beli anda sudah tergolong kuat dari segi pendanaan dan system. Namun bagi anda yang sedang merintis usaha anda, jangan khawatir. Artikel ini akan membahas cara menanggulangi kemerosotan pendapatan bisnis e-commerce pasca liburan panjang. Oleh karenanya simak ke enam cara tersebut di bawah ini supaya dapat menjaga penjualan tetap tinggi.

[listingterkait judul’fashion’]

  1. Mulailah untuk mengadakan promosi lainnya

Banyak toko hanya memberikan diskon khusus saat hari-hari tertentu saja. Di hari biasa, promo tersebut hilang bagaikan ditelan bumi. Pembeli datang ke toko anda kebanyakan dikarenakan oleh promosi diskon yang ada di toko anda, oleh karenanya buatlah penawaran khusus supaya pembeli mau datang lagi ke toko anda.

  1. Perhitungkan kemungkinan barang yang akan laku di tahun yang baru

Tahun baru akan membawa resolusi baru bagi setiap orang. Banyak orang yang awalnya membelanjakan barang tidak secara bijak mereka memiliki resolusi supaya dapat berbelanja sesuai kebutuhan mereka di tahun yang baru ini. Cobalah untuk memberikan sedikit gambaran resolusi tahun baru bagi pembeli dengan menjual barang-barang yang bersifat fast-moving contohnya: produk kesehatan, keamanan, dan juga alat-alat yang dapat menunjang kehidupan menjadi lebih baik.

  1. Luncurkan produk-produk baru

Untuk menyambut tahun baru, maka ada baiknya barang-barang yang kita jual adalah barang yang baru juga. Hal ini akan memberikan sedikit refreshment bagi pembeli yang mungkin sudah mulai bosan dengan berbagai produk yang kita jual. Event tahun baru menjadi moment yang tepat untuk meluncurkan produk baru.

  1. Berikan penawaran khusus melalui email

Tepat setelah perayaan tahun baru, pikiran pembeli masih hangat akan pergantian tahun baru tersebut. Oleh karenanya sapalah pelanggan anda dan berikan penawaran special awal tahun melalui email. Hal ini akan sangat menguntungkan anda, karena anda tidak perlu mencari-cari pelanggn lagi.

  1. Lakukan pemasaran ulang (Remarketing)

Liburan panjang merupakan moment yang paling aktif bagi penggiat belanja online. Oleh karenanya, pasca liburan anda dapat melakukan pemasaran kembali kepada para pembeli. Sesuai data statistik, pemasaran ulang ini akan memberikan tingkat konversi hingga 147 persen lebih tinggi. Gunakan iklan-iklan yang baru dan lebih menarik dalam melakukan proses pemasaran ulang.

  1. Tetaplah aktif menjual

Dalam asusmsi kita, setelah liburan panjang pembeli akan lelah begitu juga dengan distributor karena melayani begitu banyak permintaan. Namun jangan salah, kita tidak boleh hanya diam saja. Jika anda dapat menjadi yang paling aktif diantara yang lainnya, sudah pasti anda akan dapat banyak perhatian bukan? Begitu juga dengan bisnis e-commerce.

Daripada anda harus menyerah karena permintaan yang membumbung tinggi saat liburan, maka lebih baik anda menjadi lebih aktif daripada toko online yang lain. Bukankah sangat baik ketika tahun baru menjadi titik lontar usaha kita untuk tahun depan. Anda dapat mengawali tahun baru dengan jumlah penjualan yang fantastis.[adsense2]

Comments

comments