Pada tahun lalu pangsa pasar ponsel di Indonesia  mengalami peningkatan signifikan, termasuk pada harga handphone. Hal ini terjadi karena banyaknya varian dan tipe ponsel diantaranya mulai dari feature phone sampai yang tercanggih pada saat ini yakni smartphone. Kedua varian ini memang merupakan hasil dari produksi para vendor yang banyak digunakan oleh konsumen.

Dengan bertambah canggihnya teknologi pada saat ini, salah satunya dengan adanya OS Android. Membuat para vendor bersaing dan saling mencoba untuk meraih keuntungan dan menunjukan kualitas mereka. Dengan memproduksi berbagai telepon genggam tercanggih pada saat ini, tentunya para vendor tidak mau menyia-nyiakan kesempatan yang ada. Apalagi OS Android itu merupakan suatu suguhan yang bersifat gratis.

Dari hasil riset yang dilakukan oleh Gartner dengan menggabungkan hasil penjualan feature phone serta smartphone. Dengan hasil riset yang masuk, tercatat sebanyak 216 juta unit feature phone yang terjual. Sedangkan untuk varian smartphone, pada hasil riset tercatat sebanyak 210 juta unit untuk varian smartphone. Dengan begitu jika hasil dari kedua varian ini digabungkan, maka akan tercatat nilai sebanyak 426 juta unit dari keseluruhan ponsel yang terjual di Indonesia. Untuk mengetahui vendor apa saja yang merajai penjualan ponsel dipangsa pasar, berikut merupakan 10 vendor yang menjual 426 juta handphone di Indonesia tahun lalu.

10 Vendor Ini Menjual 426 Juta Handphone di Indonesia Tahun Lalu
Ilustrasi 5 handphone paling laris tahun lalu

1. SAMSUNG
Yang menduduki urutan pertama adalah handphone Samsung. Merek SAMSUNG tentunya sudah tidak asing lagi ditelinga, dimana merek ternama yang satu ini memiliki nilai penjualan terbesar diseluruh dunia jika dibandingkan dengan vendor handphone lainnya. Dengan hasil perkawinannya dengan Android, membuat samsung banyak diminati. Pada hasil tahun lalu, terbukti bahwa Samsung memiliki kedudukan penjualan featur phone dan smartphone terlaris diseluruh dunia yakni dengan tembus diangka 100,6 juta unit ponsel yang telah dipasarkan. Angka tersebut merupakan nilai terbesar yakni 23,6% dalam penjualannya di seluruh pangsa pasar.

2. NOKIA
Setelah Samsung, yang memiliki kedudukan ke 2 adalah NOKIA. Nilai penjualan yang dimiliki Nokia yakni sebesar 63,2 juta unit. Hasil penjualan ini merupakan hasil yang menurun menjadi 14,8% dari jajaran pasar ponsel dunia. Hal ini disebabkan oleh munculnya Android yang dikombinasikan dengan smartphone. Namun meskipun begitu, Nokia tetap bisa bertahan dengan ponsel berbasis Windows Phone.

3. APPLE
Apple merupakan vendor yang bisa dikatakan baru dalam pangsa pasar ponsel. Meskipun begitu, dengan hanya mengandalkan varian smartphone saja, Apple mampu menghasilkan angka penjualan yang cukup lumayan yakni sebesar 38,3 juta smartphone. Dengan begitu Aplle memiliki kedudukan ke 3, dengan angka 9% dari hasil penjualan seluruh dunia.

4. LG
LG merupakan pabrikan yang bermain cukup lama dalam penjualan handphone. Meskipun begitu, LG tetap bisa merebut minat dari para konsumen untuk tetap mempercayainya. Hal ini terbukti dengan hasil penjualan yang mencapai 15,6 juta unit. Salah satunya dengan varian Optimus yang mewakili produk smarphone Androidnya yang mampu menarik banyak peminat. Dipangsa pasar dunia, LG menduduki peringkat ke empat setelah Apple yakni dengan perolehan 3,7%.

5. ZTE
ZTE merupakan vendor asal China, dimana ZTE tengah berlari untuk meningkatkan kualitas produk – produk yang tengah di keluarkannya. Berdasarkan hasil penjualan tahun lalu, ZTE tercatat mampu menjual hingga 14,6 juta unit ponsel, yang artinya mampu meraih market share 3,4%. Angka yang cukup tinggi ini membawa ZTE sebagai vendor asal China yang menduduki posisi puncak untuk vendor penjual ponsel asal China itu sendiri.

6. HUAWEI
Masih dengan vendor yang berasal dari China, yang bermula sebagai vendor infrastruktur telekomunikasi. Huawei berhasil memasarkan semua produknya diberbagai negara. Berdasarkan strategi yang diracik olehnya, Huawei mendapatkan hasil yang cukup memuaskan. Dengan hasil penjualan sebanyak 11,1 juta unit ponsel yang telah laku dipasar handphone dunia, membuat vendor yang satu ini meraih market share 2,6%.

7. TCL COMMUNICATION
Dengan keberadaan OS (open source) Android yang bersifat gratis, membuat semua vendor bersaing untuk meningkatkan kualitas produknya dengan menyematkan OS Android pada tiap smartphone produksinya. Berkat kerja keras TCL Communication dengan melahirkan kualitas yang baik, vendor yang satu ini mampu menggaet hati konsumen. Hasil yang didapat dari hasil penjualan produknya, TCL tembus diangka 8,5 juta unit penjualan smartphonenya. Ini merupakan hasil yang cukup signifikan yang artinya dengan market share sebanyak 2%.

8. SONY MOBILE
Vendor SONY Mobile yang awalnya memiliki nama Sony Ericsson ini, kini mampu meningkatkan performa dalam dunia bisnisnya. Hal ini terbukti dengan hasil penjualan yang mampu mencapai 7,9 juta unit yang terjual setelah kemunculan Sony Xperia Z dengan market share 1,9%. Hasil ini tentunya mengalami peningkatan setelah dilepasnya nama Ericsson dari nama lengkapnya.

9. LENOVO
Dengan kualitas yang baik, membuat LENOVO vendor yang beasal dari China ini mampu merebut hati para konsumennya dengan masuk dijajaran 10 vendor yang menjual 426 juta handphone di Indonesia tahun lalu. Hasil penjualan yang mampu meraih market share sebanyak 1,8%, nilai yang dihasilkan ini tentunya merupakan prestasi yang cukup memuaskan. Dimana LENOVO yang awalnya hanya sebagai produsen komputer saja, namun setelah keikutsertaannya memproduksi telepon genggam, membuat vendor yang satu ini patut diacungi jempol.

10. YULONG
Masih satu negara dengan vendor sebelumnya, YULONG yang merupakan vendor asal China juga. Produknya yang sangat diminati oleh masyarakat di negaranya yakni China, membuat vendor yang satu ini mampu meraih market share sebantak 1,8%. Angka ini dicapai dari hasil penjualan smartphone miliknya yakni Coolpad. Bagi Indonesia sendiri, mungkin YULONG masih terdengar asing. Namun meskipun begitu, kualitas dari vendor yang satu ini tidak meragukan.

Itulah ke 10 vendor ponsel yang tengah merajai pasar tahun lalu hingga sekarang. Sayangnya handphone oppo tidak masuk dalam 10 vendor yang menjual lebih dari 426 juta handphone di Indonesia. Maklum, vendor ini baru muncul sekitar awal tahun 2014 dengan tipe ponsel perdananya yakni Oppo N1. Harga handphone Oppo N1 saat itu bisa dibilang setara dengan harga handphone samsung galaxy Mega 6.3 yang harganya sekitar 6,5 jutaan.

Comments

comments