Pengguna smartphone di Indonesia pastilah sudah sangat familiar dengan berbagai berita mengenai ponsel yang belum tentu benar asal-usulnya. Ya, mitos ini sering beredar di masyarakat seiring dengan berkembangnya teknologi smartphone. Beberapa memiliki efek positif dan beberapa efek negatif baik untuk pengguna ataupun produsen ponsel sendiri.

Mungkin beberapa dari anda sudah sangat familiar dengan mitos yang tengah beredar di masyarakat seperti yang telah PriceArea kumpulkan berikut ini. Untuk lebih jelasnya, silakan baca keterangan lengkapnya di bawah ini.

Inilah 10 Mitos Keliru Tentang Smartphone Anda

1. Windows Phone tidak Memiliki Aplikasi

Mitos ini cukup sering terdengar. Namun bisa dibilang mitos ini terlalu berlebihan. Padahal Windows Phone sendiri memiliki store aplikasi yang jumlahnya mencapai setengah juta aplikasi. Nilai tersebut tidak bisa dibilang sedikit. Meskipun jika dibandingkan dengan sistem operasi Android jumlah ini masih lebih sedikit.

Selain memiliki banyak aplikasi, perlu diakui bahwa aplikasi-aplikasi yang terdapat pada atore tersebut memiliki kecenderungan belum berfungsi dengan baik. Seperti contoh aplikasi Path, Instagram, Line, dan masih banyak aplikasi lainnya. Namun terlalu berlebihan jika Windows Phone dibilang tidak memiliki aplikasi.

Mitos Keliru Tentang Smartphone

2. Menutup Aplikasi bisa Mempercepat Kinerja iPhone

Bagi anda pengguna iPhone pastilah sudah sangat familiar dengan mitos ini. Menutup aplikasi yang sedang berjalan pada iPhone anda akan mempercepat kinerja ponsel. Selain itu iPhone yang tadinya lemot akan semakin kencang. Persepsi ini sebetulnya salah. Pada dasarnya aplikasi tidak benar-benar berjalan di background, namun kesemuanya itu tersimpan rapi di dalam RAM ponsel. Begitu anda membuka kembali aplikasi tersebut, maka aplikasi tersebut akan berjalan kembali. Menutup aplikasi yang sedang berjalan hanya akan memperlambat proses membuka kembali aplikasi yang sudah tertutup tersebut. Sehingga nantinya akan memakan waktu lebih lama jika anda ingin membuka kembali aplikasi tersebut.

Mitos Keliru Tentang Smartphone

3. Mempercepat Kinerja Android dengan Aplikasi Task Killer

Hamper sama dengan yang dialami oleh pengguna iPhone, pengguna Android juga memiliki anggapan bahwa menginstal aplikasi task killer dapat mempercepat kinerja ponsel. Hal ini dikarenakan RAM menjadi lebih lega dikarenakan aplikasi tidak lagi membebani. Sebenarnya Android memgizinkan adanya aplikasi yang berjalan di background. Namun jika ternyata aplikasi tersebut menunjukkan keganjilan, maka fitur recent apps ini dapat dipergunakan untuk menutup aplikasi yang tidak wajar tersebut. Jadi menggunakan aplikasi task killer pada ponsel justru akan memperlambat smartphone anda.

Mitos Keliru Tentang Smartphone

4. Semakin Besar Megapiksel, maka Kamera Semakin Bagus

Pada dasarnya hal ini bukan hanya mitos pada smartphone saja, namun pada kamera digital juga terjadi mitos demikian. Dengan adanya mitos ini, ponsel yang memiliki kamera beresolusi tinggi benar-benar terdongkrak dari segi penjualannya. Namun sebenarnya mitos ini keliru. Pada dasarnya hal yang menentukan kualitas kamera suatu ponsel atau kamera digital tidak hanya dari segi resolusi. Namun kualitas sensor, lensa, dan software pemrosesan kamera tersebut juga sangat menentukan.

Baca Juga: Heboh, Nokia Jadul 3310 Berkamera 41 Megapiksel

Bahkan ada ponsel dengan kualitas biasa saja yang memiliki resolusi yang besar. Hal inilah yang disebut interpolasi. Seolah-olah gambar tersebut diambil dengan kamera yang beresolusi besar, namun ternyata itu hanya software yang membuat gambar tersebut menjadi lebih besar dengan mengurangi kualitas dari gambar aslinya.

Mitos Keliru Tentang Smartphone

5. Saat yang Tepat untuk Men-charge Ponsel Adalah saat Baterai Benar-benar Habis

Menunggu baterai ponsel hingga benar-benar habis kemudian men-charge kembali juga menjadi mitos keliru yang diterima oleh masyarakat selama ini. Hal ini justru akan mempercepat rusaknya sel-sel di dalam baterai. Baterai handphone tidak boleh dibiarkan hingga benar-benar kosong. Itulah kenapa saat membeli ponsel baru kapasitas baterai sudah terisi walaupun hanya setengahnya. Ada baiknya anda mulai men-charge baterai ponsel anda saat indikator mulai menunjukkan seperempat atau 25% dari kapasitas penuh baterai ponsel.

Begitu juga sebaliknya, terlalu lama men-charge baterai handphone juga tidak baik bagi kesehatan ponsel anda. Hindari juga member beban berlebih pada ponsel ketika sedang proses charging. jangan teruh di tempat yang panas ketika charging karena dapat menimbulkan kerusakan bahkan baterai dapat meledak.

Mitos Keliru Tentang Smartphone

6. Hanya Diperbolehkan Men-charge Menggunakan Adaptor Asli

Hal ini mungkin berlaku di beberapa waktu lalu yang masih banyak ponsel menggunakan teknologi baterai lama. Teknologi ini dapat menimbulkan kerusakan jika adaptor charger yang dipergunakan tidak sesuai dengan standar ponsel anda. Namun untuk teknologi sekarang, tentu saja hal ini sudah disesuaikan oleh pihak pabrikan. Jika adaptor yang dipergunakan men-charge tidak sesuai dengan kapasitas ponsel, maka hal ini tidak akan menjadi masalah. Hanya saja biasanya waktu charging yang terpengaruh. Jika adaptor memiliki kapasitas lebih besar, maka proses charging akan lebih cepat, sebaliknya jika kapasitas charger lebih rendah maka proses charging menjadi lebih lambat dari biasanya. Ponsel akan menyesuaikan daya yang masuk sehingga tidak akan merusak komponen baterai atau ponsel sekalipun. Bahkan iPhone 5 dapat mendeteksi jika charger yang dipergunakan bukan original.

Mitos Keliru Tentang Smartphone

7. Melakukan Charging Selama 5-8 Jam untuk Ponsel Baru

Mungkin untuk hal ini bukan menjadi mitos untuk beberapa tahun lalu. Namun kali ini hanya menjadi mitos belaka. Pada ponsel teknologi lama, memang dibutuhkan waktu lama untuk charging pertama kali. Hal ini dikarenakan adanya “memory effect” pada baterai. Hal ini dimaksudkan bahwa baterai akan menganggapnya belum mengalami proses charging jika belum mencapai batas tertentu. Untuk sekarang ini hal ini sudah tidak perlu dilakukan kembali karena teknologi baterai ponsel sudah jauh lebih berkembang.

Mitos Keliru Tentang Smartphone

8. Wajib Memasang Screen Protector

Saat anda masih baru, biasanya pihak penjual menawarkan screen protector untuk aksesoris dan juga sebagai pelindung layar ponsel. Hal ini sebenarnya tergantung dari ponsel apa yang anda beli saat itu. Jika ponsel yang anda beli sudah dilengkapi layar dengan lapisan Gorilla Glass atau lapisan scratch resistant lainnya, maka screen protector ini tidak begitu diperlukan. Asalkan jika anda memperlakukan ponsel sebagaimana mestinya. Jika anda memperlakukannya dengan kasar, tidak menutup kemungkinan juga dapat tergores.

Mitos Keliru Tentang Smartphone

9. Android Phone Sering Terinfeksi Malware dan Virus

Mitos keliru tentang Smartphone ini sangat kental di kalangan masyarakat luas. Sehingga pengguna ponsel Android berlomba-lomba untuk memasang antivirus pada perangkat mereka. Padahal tanpa memasang antivirus tersebut Android masih aman-aman saja. Memang potensi ponsel Android terkena infeksi virus akan muncul ketika anda menginstal aplikasi diluar PlayStore. Malware atau virus yang menginfeksi biasanya hanya sebatas mengambil data pribadi anda untuk kepentingan mereka. Selama anda memasang aplikasi melalui Google PlayStore, maka Android anda akan tetap aman meskipun tanpa harus memasang Antivirus.

Mitos Keliru Tentang Smartphone

10. OS Tizen Berasal dari Meego

Hal ini merupakan kesalahan umum yang dibuat dan disangka menjadi sebuah kebenaran di banyak kalangan. Padahal kolaborasi Samsung degan proyek EFL ini dikenal dengan nama LiMo. Kemudian nama proyek tersebut berganti dengan Tizen ketika pihak Intel bergabung dengan proyek ini di tahun 2011. Namun sebelumnya Intel telah terlebih dahulu meninggalkan proyek Meego dan kemudian bergabung dengan proyek Tizen ini.

Mitos Keliru Tentang Smartphone

Baca Juga: Trik Fotografi Keren dengan Kamera Handphone Kamu

Mitos keliru tentang Smartphone di atas sering sekali menghantui anda pengguna perangkan ponsel. Namun setelah mengetahui tulisan ini, anda dapat memilih dan memilah mana yang merupakan mitos dan mana yang merupakan hal yang harus anda lakukan terhadap ponsel anda. Jadi jangan mudah termakan isu dan mitos yang beredar di kalangan masyarakat. Anda harus memiliki rasa ingin tahu yang lebih untuk mengetahui berbagai rahasia tersebut.

Comments

comments